Barometer Bali | Denpasar – Ketua Perhimpunan Jurnalis (PENA -NTT) mendukung gagasan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena membangun restoran Flobamora di beberapa kota besar di Indonesia dan diawali dari Bali.
“Gagasan pak gubernur membangun restoran Flobamora di sejumlah kota besar di Indonesia dan memulai dari Bali, ini bagian dari terobosan untuk mempromosikan potensi pariwisata khususnya kuliner khas NTT.
Sekaligus mendorong gerakan membeli produk NTT,” kata Ketua PENA NTT, Agustinus Apollonaris Klasa Daton usai pelantikan pengurus PENA NTT di Denpasar, pada Sabtu 31/5/2025.
Memilih Bali sebagai restoran Flobamora pertama pilihan sangat tepat karena Bali destinasi pariwisata dunia yang memungkinkan semua produk dan potensi pariwisata di Indonesia dipasarkan dari Bali.
“Kami wartawan yang tergabung dalam PENA NTT mendukung program ini baik melalui pemberitaan di media masing masing. Dan siap mempromosikan kepada wisatawan mancanegara dan domestik,” kata Apollo Daton.
Selain itu PENA NTT juga akan memperkenalkan Restoran Flobamora kepada pemangku kepentingan pariwisata di Bali yang ada di Bali.
“Wartawan NTT di Bali punya banyak relasi. Dengan adanya kuliner NTT di Restoran Flobamora kami bisa mengajak mereka untuk membeli produk kuliner khas NTT. Hanya saja perlu kemasan yang lebih menarik dan layak pasar,” kata Apollo Daton.
Sebelumnya Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan segera membangun Restoran Flobamora di sejumlah kota besar di Indonesia.
Proyek perdana akan dimulai di Bali pada Agustus 2025 mendatang sebagai langkah awal promosi terpadu.
Hal itu disampaikan Gubernur Melki usai meluncurkan dua buku kinerja 100 hari pemerintahannya.
Peluncuran berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat malam, 30 Mei 2025.
“Restoran ini akan kami bangun di NTT dan di sepuluh kota besar lainnya di Indonesia,” ujar Gubernur Melki.
Menurutnya, konsep ini sedang difinalkan dan dirancang untuk mengenalkan kekayaan kuliner serta produk lokal NTT.
Restoran Flobamora akan menjadi bagian dari pusat promosi pariwisata dan ekonomi daerah yang lebih luas.
“Kami mulai dari Bali, akan dibarengi dengan Kantor Kas Bank NTT serta pusat promosi investasi,” kata Gubernur Melki. (rian)











