Penonton Tajen Tewas Disabet Taji Ayam, Luka Menganga Sedalam 14 Sentimeter

Screenshot_20250729_071307_Gallery
Korban I Nengah Sudana (50) alias Molog dengan luka mengaga di perutnya dibopong menuju rumah sakit, setelah terkena sabetan taji ayam di arena tajen (sabung ayam) Abian Tubuh, Jalan Sokasati, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, pada Minggu (27/7/2025) siang. Akibat pendarahan hebat, korban akhirnya meninggal dunia di RS Puri Raharja Denpasar. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Insiden tragis terjadi di arena tajen (sabung ayam) Abian Tubuh, Jalan Sokasati, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, pada Minggu (27/7/2025) siang. Seorang pria bernama I Nengah Sudana (50) alias Molog warga Jalan Kejanti, Denpasar Timur, tewas setelah terkena sabetan taji ayam aduan yang terlepas dari kendali pemiliknya.

Kejadian mengenaskan tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 Wita saat dua ayam aduan hendak dipertandingkan.

Dilaporkan ayam dari arah timur dipegang oleh SM, sementara dari barat dipegang oleh GPA alias Bikul.

Sementara itu korban berada di sisi barat daya arena. Namun, sebelum pertandingan dimulai, ayam milik SM tiba-tiba lepas dan langsung mengejar ayam lawan.

Berita Terkait:  Jero Penyarikan Alit Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Gubernur Koster Renovasi Pura Alas Arum Batur

Melihat ayam bertaji ngamuk tak terkendali, Bikul sontak melompat keluar arena. Apes bagi korban Molog, posisinya terlalu dekat dan tak sempat menghindar.

Beberapa orang yang ada di lokasi langsung mengevakuasi keluar dari arena. Molog yang berasal dari Angantiga, Karangasem ini mengalami luka serius di bagian perut yang diduga akibat sabetan taji atau pisau ayam.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan luka yang dialami Molog.

“Korban mengalami luka terbuka sepanjang 14 cm, lebar 5 cm, dan kedalaman 10 hingga 14 cm di bagian perut. Selain itu, terdapat luka lecet di punggung dan luka terbuka di paha kanan,” ungkap AKP Sukadi, kepada awak media, Senin (28/7/2025).

Berita Terkait:  Gubernur Koster Minta Perbekel 'Jengah' Kelola Sampah Berbasis Sumber

Korban sempat dievakuasi oleh rekan-rekannya dan dibawa ke RS Puri Raharja menggunakan sepeda motor. Namun nyawa korban yang memiliki seorang istri dan 3 anak ini tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat tiba di UGD sekitar pukul 14.00 Wita, dalam kondisi tanpa denyut nadi.

Polisi telah memintai keterangan dari sejumlah saksi, termasuk dua pemilik ayam aduan yang terlibat dalam laga tersebut. Saat ini, kasus ditangani oleh Polsek Denpasar Timur.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Percepat Fasilitasi BPJS untuk Sopir Konvensional Bali

AKP Sukadi menegaskan bahwa insiden ini murni kecelakaan dan tidak ditemukan unsur penganiayaan. Namun, aparat akan tetap mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada kelalaian dalam pengamanan kegiatan tajen.

Video kejadian yang beredar di media sosial menunjukkan korban keluar dari arena dalam kondisi berdarah, sambil memegangi bagian perutnya. Warga tampak panik dan berusaha menolong korban yang kemudian dibopong keluar arena.

Insiden menjadi pelajaran penting mengenai potensi bahaya kegiatan sabung ayam yang kurang pengamanan. Pemerintah dan aparat kepolisian diharapkan meninjau kembali regulasi dan pengawasan terhadap praktik tajen di daerah publik. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI