Barometer Bali | Jakarta – Guna mempercepat realisasi pembangunan Pelabuhan Pesinggahan yang menjadi salah satu infrastruktur strategis di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan kunjungan kerja ke kantor Mahkamah Pelayaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) di Jakarta, Rabu (1/7).
Kehadiran Bupati I Made Satria disambut langsung oleh Ketua Mahkamah Pelayaran Kemenhub RI, Capt. Dr. Sahattua P. Simatupang, M.M., M.H., beserta jajaran pejabat struktural di lingkungan Mahkamah Pelayaran.
Kunjungan ini merupakan langkah proaktif dan strategis Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam merintis koordinasi intensif dengan otoritas keselamatan dan hukum pelayaran nasional. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses perencanaan, regulasi, dan aspek keselamatan maritim pembangunan Pelabuhan Pesinggahan berjalan sesuai dengan standar hukum yang berlaku.
“Pembangunan Pelabuhan Pesinggahan ini sangat dinantikan oleh masyarakat Klungkung, baik untuk mendukung konektivitas antar-pulau, pariwisata, hingga kelancaran kegiatan keagamaan dan ekonomi setempat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan semua aspek teknis dan legalitas keselamatan pelayaran dikonsultasikan sejak dini agar proyek ini berjalan lancar tanpa kendala regulasi di kemudian hari,” ujar Bupati Klungkung, I Made Satria.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Mahkamah Pelayaran menyambut baik inisiatif Pemkab Klungkung. Ketua Mahkamah Pelayaran, Capt. Dr. Sahattua P. Simatupang, menyatakan komitmennya untuk memberikan masukan, telaah, serta asistensi yang diperlukan terkait aspek-aspek keselamatan pelayaran dan hukum maritim yang wajib dipenuhi dalam pembangunan pelabuhan baru.
Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat koordinasi teknis, sehingga progres pembangunan fisik Pelabuhan Pesinggahan dapat segera terwujud demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Klungkung dan sekitarnya. (rah)











