Perjalanan Gemilang Pascasarjana Unud

Foto: Pascasarjana Unud. (BB/HMS)

Denpasar | barometerbali – Pascasarjana Universitas Udayana (Pascasarjana Unud) telah menorehkan jejak yang mengagumkan sepanjang perjalanannya sejak didirikan pada tahun 1992. Sebagai respons terhadap tuntutan peningkatan sumber daya manusia, khususnya di Bali dan seluruh Indonesia, pendirian Pascasarjana Unud menjadi tonggak bersejarah dalam mengembangkan tenaga pendidik, peneliti, dan profesional yang berkualitas, Sabtu (6/1/24).

Awalnya dimulai dengan pembukaan Program Studi Magister Linguistik pada 6 Oktober 1992 di bawah kepemimpinan Prof. Dr. I Wayan Bawa, MSc, Pascasarjana Unud sejak itu telah mengalami evolusi yang signifikan. Dengan berbagai program studi yang semakin berkembang, Pascasarjana Unud telah menawarkan 11 Program Doktor (S3) dan 25 Program Magister (S2) hingga tahun 2016.

Berita Terkait:  Wisuda Siswa Lansia, Wayan Diar: Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia

Namun, transformasi besar terjadi pada Desember 2016 setelah dikeluarkannya Permenristekdikti No. 30 Tahun 2016. Perubahan organisasi sesuai dengan regulasi ini membawa perubahan struktural signifikan di Pascasarjana Unud. Program Studi Doktor dan Magister monodisiplin mulai dikelola oleh Fakultas masing-masing, sementara Program Doktor dan Magister multidisiplin tetap berada di bawah naungan Pascasarjana Unud, yakni Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Ergonomi Fisiologi Kerja.

Berita Terkait:  Dialog Terbuka di Jatiluwih, Bupati Sanjaya Tegaskan Solusi Berkeadilan untuk Warga dan Warisan Dunia

Hingga saat ini, Pascasarjana Unud memiliki 1 Program Studi Program Profesi, yakni Program Studi Program Profesi Insinyur serta 2 Program Studi monodisiplin baru yaitu Program Studi Magister Hukum Kesehatan dan Program Studi Magister Pembangunan dan Keuangan Berkelanjutan yang merupakan program studi satu-satunya di Indonesia dan Program Studi kedua di dunia.

Pergantian kepemimpinan di Pascasarjana Unud telah mencerminkan semangat perubahan dan inovasi. Dari Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD. (KHOM) hingga Prof. Dr. Ir. I Wayan Budiasa, SP., MP., IPU ASEAN Eng sebagai Direktur Pascasarjana saat ini, setiap pemimpin telah membawa visi dan perubahan yang memajukan lembaga ini.

Berita Terkait:  Rektor ITB STIKOM Bali Dorong APK Perguruan Tinggi Bali Tembus 60 Persen

Dengan misi untuk menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi maksimal bagi pendidikan tinggi di Indonesia, Pascasarjana Universitas Udayana terus memperkuat peranannya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan. Melalui pengembangan program studi yang adaptif dan inovatif serta kepemimpinan yang dinamis, Pascasarjana Unud terus bergerak maju sebagai pelopor dalam menghasilkan SDM yang berkualitas tinggi dan berdaya saing. (BB/212)

Sumber: unud.ac.id

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI