Barometer Bali | Jembrana – Pemkab Jembrana resmi menyerahkan hibah aset lahan dan bangunan sekolah SDN 3 Penyaringan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia guna mempercepat pengembangan sekolah Hindu (Widyalaya) di Kabupaten Jembrana.
Langkah ini dipandang sebagai strategi konkret memperluas akses pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat karakter generasi muda Hindu berbasis nilai religius dan budaya.
Penyerahan hibah lahan dan bangunan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan sarana pendidikan Hindu yang representatif.
Lahan dan bangunan yang diserahkan diharapkan segera dimanfaatkan Kemenag untuk pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan Hindu (widyalaya) yang berkelanjutan dan berkualitas.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menegaskan, dukungan aset daerah untuk pendidikan keagamaan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan anak-anak Hindu mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, sehingga mampu tumbuh dengan karakter kuat, berbudaya, dan berdaya saing,” ungkap Wabup Ipat saat menyerahkan dokumen hibah lahan dan bangunan kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar di Denpasar, Jumat (13/2).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam pemerataan layanan pendidikan yang inklusif.
“Hibah lahan ini juga diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan keagamaan Hindu, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan kolaborasi ini sebagai bentuk nyata keberpihakan daerah terhadap penguatan pendidikan berbasis keagamaan.
“Dengan adanya dukungan lahan dari pemkab, proses pembangunan sekolah Hindu di bawah naungan Kementerian Agama diyakini dapat segera direalisasikan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tutupnya.
Turut menyaksikan penyerahan hibah lahan dan bangunan tersebut, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Jembrana. (hum/rah)











