Perkuat Upaya Pencegahan Stunting, Pemkab Jembrana Gelar Rakor Percepatan

IMG-20251211-WA0013
Foto: rapat koordinasi yang juga dirangkaikan dengan Rembug Stunting tingkat Kabupaten Jembrana, Rabu (10/12). (barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana Melalui Dinas PPPA-PPKB menggelar rapat koordinasi yang juga dirangkaikan dengan Rembug Stunting tingkat Kabupaten Jembrana, Rabu (10/12).

Dibuka oleh Bupati Jembrana yang diwakilkan Sekda I Made Budiasa, rapat kordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten Jembrana ditandai dengan Penandatangan pernyataan komitmen mendukung upaya percepatan penurunan stunting secara konsisten dan berkelanjutan melalui intergrasi program instansi/institus oleh seluruh peserta rakor.

Berita Terkait:  Pemkab Tabanan Perkuat Tata Kelola APBD dan Pencegahan Korupsi Lewat Persiapan MCSP-RBS 2026

Dalam sambutanya Sekda I Made Budiasa mengatakan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting harus menjadi kerja bersama yang bersifat lintas sektor dan dilakukan secara terencana, terintegrasi dan berkesinambungan.

“Isu stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia, kecerdasan anak, produktivitas generasi muda, hingga daya saing daerah dan kualitas bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kita harus memperkuat kerja sama lintas sektor dan terus meningkatkan upaya pencegahan serta penanganan stunting,” ujarnya.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan, Gubernur Koster Gencarkan 5 Kawasan di Bali Rendah Emisi

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan agar terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui sinergi program, antara lain dengan melakukan edukasi masif tentang pola asuh, penerapan gizi seimbang, serta pencegahan perkawinan usia dini.

“Saya mengajak seluruh OPD, lembaga, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi serta sinergi program melalui intervensi sensitif, seperti pemenuhan gizi keluarga, peran keluarga dalam pola asuh, sanitasi air bersih, ketahanan pangan rumah tangga, hingga akses pendidikan,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Bupati Badung Tegaskan Penertiban Kegiatan Komunitas di Ruang Publik, Wajib Taat Aturan Tanpa Pengecualian

Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat memantapkan strategi dan menyusun langkah taktis yang lebih terarah dan terukur, agar upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Jembrana dapat diwujudkan secara nyata.

“Mari kita jadikan agenda ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan menyelaraskan program,” tandasnya. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI