Persiapan Wajib bagi Pengendara, 10 Tips Perawatan Motor Sebelum Mudik Lebaran

BB MARET F 41 A
Setelah semua pengecekan selesai, lakukan test ride sebelum berangkat mudik. (barometerbali/dok.freepik)

Denpasar | barometerbali – Mudik pakai motor memang seru, apalagi kalau menikmati perjalanan sambil merasakan angin sepoi-sepoi.

Tapi, jangan sampai berujung bencana karena motor tiba-tiba bermasalah. 

Biar perjalanan mudik kamu lancar, pastikan motormu dalam kondisi prima.

Jangan tunggu sampai motor ngambek di jalan baru panik cari bengkel. 

Berikut 10 tips perawatan motor sebelum mudik, supaya perjalananmu aman dan nyaman.

Simak baik-baik, ya!

1. Cek oli mesin

Oli adalah darahnya motor.

Kalau oli sudah terlalu kotor atau volumenya berkurang, performa mesin bisa menurun drastis.

Sebelum berangkat, pastikan kamu mengganti oli dengan yang baru sesuai rekomendasi pabrikan.

Gantilah oli setidaknya beberapa hari sebelum perjalanan agar motor punya waktu untuk beradaptasi.

Gunakan oli berkualitas yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan motormu.

2. Periksa kondisi ban

Ban adalah satu-satunya bagian motor yang bersentuhan langsung dengan aspal.

Kalau sampai kempes, risiko tergelincir jadi lebih besar.

Pastikan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan agar keseimbangan motor tetap terjaga.

Selain itu, cek juga apakah ada sobekan atau benda asing yang menempel di permukaan ban.

Berita Terkait:  Agar Makin Berkesan, Berikut Tips Memilih Gaya Liburan ke Bali Sesuai Karakter Wilayah

Kalau ban sudah mulai botak, sebaiknya ganti dengan yang baru agar perjalanan lebih aman.

3. Pastikan rem berfungsi dengan baik

Rem adalah nyawa saat berkendara, apalagi kalau jalur mudikmu penuh tanjakan dan turunan.

Cek kondisi kampas rem, baik rem depan maupun belakang.

Kalau sudah menipis, segera ganti sebelum berangkat.

Pastikan juga minyak rem dalam kondisi cukup dan tidak ada kebocoran.

Rem yang pakem bikin perjalananmu lebih nyaman, karena kamu bisa mengontrol kecepatan dengan lebih baik.

4. Periksa rantai dan gir

Jangan remehkan rantai dan gir, karena ini adalah komponen penting yang menggerakkan motormu.

Rantai yang kendor atau kering bisa menyebabkan suara berisik dan berisiko putus di tengah jalan.

Sebelum berangkat, bersihkan rantai dari kotoran, lumasi dengan oli rantai khusus, dan pastikan kekencangannya pas.

Kalau gir sudah mulai aus, sebaiknya ganti satu set agar performa tetap optimal.

5. Cek sistem kelistrikan

Lampu, klakson, dan indikator di motor punya peran besar, terutama saat berkendara malam hari atau di jalur yang padat.

Berita Terkait:  David Lim, Tokoh Muda Surabaya yang Menempuh Jalan Sunyi sebagai Entrepreneur Milenial

Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik, mulai dari lampu utama, sein, hingga lampu rem.

Jangan lupa juga cek aki. Kalau motormu pakai aki basah, pastikan cairannya masih cukup.

Kalau aki sudah lemah, lebih baik ganti sebelum berangkat daripada mati mendadak di jalan.

6. Periksa filter udara

Filter udara yang kotor bikin mesin susah bernapas dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Coba cek kondisi filter udara motormu sebelum berangkat.

Jika filter udara terlalu kotor, bersihkan atau ganti dengan yang baru.

Ini akan membantu mesin bekerja lebih efisien dan menjaga performa tetap maksimal selama perjalanan jauh.

7. Pastikan kopling berfungsi optimal

Buat kamu yang pakai motor kopling manual, pastikan tarikan kopling masih enak dan nggak selip.

Kopling yang sudah aus bisa bikin perpindahan gigi jadi kasar dan bikin perjalanan nggak nyaman.

Kalau kopling terasa berat atau selip, segera lakukan penyetelan atau ganti komponennya kalau sudah terlalu aus.

Jangan sampai perjalanan jadi terganggu hanya karena kopling bermasalah.

8. Isi tangki dengan bahan bakar berkualitas

Berita Terkait:  Pacu Adrenalin, Bupati Kembang Jajal "Gelar River Adventure", Dorong Wisata Baru di Jembrana

Jangan asal isi bensin!

Gunakan bahan bakar dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

Bahan bakar berkualitas akan membuat pembakaran lebih sempurna dan menjaga mesin tetap sehat.

Selain itu, pastikan tangki bahan bakar dalam kondisi bersih.

Jika motormu sudah lama tidak digunakan, sebaiknya kuras tangkinya terlebih dahulu agar tidak ada kotoran yang menghambat aliran bensin.

9. Bawa perlengkapan darurat

Meski motor sudah dicek dengan baik, selalu ada kemungkinan kejadian tak terduga di jalan.

Makanya, jangan lupa bawa perlengkapan darurat seperti kunci-kunci, obeng, ban cadangan, hingga senter.

Selain itu, selalu siapkan surat-surat kendaraan, jas hujan, dan pakaian yang nyaman.

Dengan begitu, kamu bisa lebih siap menghadapi kondisi di perjalanan tanpa panik.

10. Lakukan test ride

Setelah semua pengecekan selesai, lakukan test ride sebelum berangkat.

Rasakan apakah motor berjalan dengan normal, apakah ada suara aneh, atau apakah tarikan mesin masih responsif.

Test ride ini penting untuk memastikan semua komponen bekerja dengan baik.

Jika ada masalah, kamu masih punya waktu untuk memperbaikinya sebelum benar-benar berangkat mudik. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI