Perumda Dharma Santhika dan Marriott Group Lanjutkan MoU Pasokan “Cage Free Egg “

Screenshot_20250806_200656_Photo Editor
Perumda Dharma Santika dan Marriot Group memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemasokan produk “Cage Free Egg” atau telur ayam bahagia dari peternak lokal di Wantilan Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (6/8/2025). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Tabanan – Perumda Dharma Santhika terus mengembangkan jejaring bisnisnya demi memperkuat rantai pasok produk lokal Tabanan ke industri pariwisata kelas dunia. Dharma Santhika dan Marriott Group International resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemasokan produk “Cage Free Egg” atau telur ayam bahagia dari peternak lokal di Wantilan Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Rabu (6/8/2025).

Penandatanganan ini menjadi momentum penting karena bersamaan dengan pengiriman perdana telur ayam bahagia dari peternakan I Nyoman Merta di Desa Perean, disaksikan langsung oleh jajaran Marriott Group, jajaran Pemkab Tabanan, dan mitra peternak. Dukungan penuh diberikan oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang sambutannya diwakili Wakil Bupati I Made Dirga.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Teken MoU Pidana Kerja Sosial bagi Terpidana Bersama Kejari Denpasar

“Perjanjian ini bukti nyata dukungan terhadap ekonomi kerakyatan berkelanjutan, menjawab tantangan zaman, dan tetap memegang kearifan lokal serta keberlanjutan lingkungan,” kata Dirga. Ia menegaskan, program Cage Free Egg bukan sekadar inovasi, tetapi simbol komitmen pada kesejahteraan hewan, pangan sehat, dan pemberdayaan peternak. Pemkab, lanjutnya, siap membantu pembinaan peternak agar mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi.

Berita Terkait:  Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah di DKI Jakarta, OJK Resmikan EPIKS di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur

General Manager The Westin Resort, Sander Looijen, mewakili Marriott Group, menekankan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar bisnis. “Tujuan kami menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan di setiap daerah kami beroperasi,” ujarnya. Ia mengungkap, 28 hotel Marriott di Bali membutuhkan 10.000–15.000 butir telur setiap hari, sehingga komitmen pasokan dari peternak lokal akan berdampak besar.

Direktur Utama Perumda Dharma Santhika, Kompiang Gede Pasek Wedha, menjelaskan, produksi cage free egg saat ini baru 3.000 butir per hari, namun ditargetkan meningkat hingga 15.000–20.000 butir per hari. “Market sudah ada, tinggal bagaimana kita membina peternak konvensional agar bertransformasi,” katanya. Selain telur, kerja sama juga mencakup pasokan sayur, beras, dan produk lain untuk 28 hotel Marriott serta 43 hotel rekanan lainnya.

Berita Terkait:  Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Konser Megah, JNE Jadi Mitra Logistik Resmi

Usai acara di Wantilan Desa Perean, rombongan mendapat kehormatan bertemu langsung dengan Bupati Tabanan di ruang kerjanya. Bupati Sanjaya mengapresiasi kontribusi Marriott Group dan berharap kerja sama ini terus meningkat. “Dharma Santhika harus terus menjaga dan meningkatkan kualitas agar semakin dipercaya,” pesannya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI