Kolase foto: Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan (kiri) dan anak muda berkendara kenakan jaket bertuliskan “GAZA”. (Sumber: BB/Polda Bali)
Denpasar | barometerbali – Beredar di media sosial (medsos) pesan berantai terkait keberadaan gangster GAZA yang meresahkan masyarakat. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan memang ada pesan berantai semacam itu, namun Polda Bali pastikan Kamtibmas Bali sampai saat ini masih aman dan kondusif seraya menyatakan pihaknya akan menyelidiki siapa penyebarnya
Terkait pesan berantai tersebut Polda Bali masih melakukan penyelidikan untuk mencari sumber/orang yang tidak bertanggung jawab yang membuat pesan berantai tersebut, karena bahasanya mengadung unsur ancaman dan menakut-nakuti, akan keberadaan dari kelompok Gaza yang dianggap masih berkeliaran, meresahkan dan membahayakan masyarakat Bali.
“Kami pastikan situasi keamanan Bali sampai saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif dan kelompok Gaza yang beranggotakan 80 orang anak-anak pelajar SMP tersebut, sudah diamankan Polresta Denpasar pada jumat 24 Mei sekitar pukul 00.30 Wita di lapangan Lumintang, saat sedang berkumpul dan janji tawuran melalui media sosial dengan kelompok lain,” ungkap Jansen di Mapolda Bali, Kamis (30/5/2024).
Jansen menegaskan sesuai pernyataan tertulis maupun testimoni video yang dibuat, didampingi dan disaksikan para orang tua, kepala sekolah dan perwakilan dari Disdikpora Denpasar, anak-anak tersebut berjanji membubarkan kelompok Gaza dan tidak akan mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
“Kami tegaskan siapapun yang sengaja menyebarkan isu-isu menyesatkan, memprovokasi dan meresahkan masyarakat tersebut, jika terbukti dipastikan Kepolisian akan menindak tegas oknum tersebut sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan lakukan aktifitas sebagaimana mestinya karena Polda Bali jamin keamanan Bali.
“Polda Bali beserta jajaran akan terus meningkatkan patroli terutama malam hari. Tentu sangat diperlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, antara lain dengan tidak ikut-ikutan terprovokasi dan memprovokasi, mari kita jaga dan pastikan bersama Bali tetap aman, ajeg (stabil) dan shanti (damai),” pungkas Jansen. (213)
Editor: Ngurah Dibia











