“Pesawat Jatuh di Laut,” Unit ARFF Bandara Ngurah Rai dan Basarnas Selamatkan Penumpang

IMG-20220626-WA0013
Petugas berusaha menolong penumpang pesawat yang nyaris tenggelam dalam simulasi (ap1)

Mangupura | barometerbali – Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali bersama Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Bali lakukan upaya penyelamatan penumpang dari pesawat udara yang jatuh pada hari Sabtu (25/6/2022). Beruntung, terdapat beberapa korban selamat yang terapung di perairan sekitar bandara.

Demikian tergambar dalam adegan puncak kegiatan pelatihan Water Rescue dilakukan di Pantai Kelan, Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, Bali, Sabtu (25/6/2022).

Pada kejadian yang disimulasikan tersebut, terdapat beberapa korban selamat yang terapung di perairan sekitar bandara. Untuk itu, Unit ARFF Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melakukan penyelamatan dengan waktu respon secepat mungkin.

Berita Terkait:  Karangasem Berduka: Mantan Wakil Bupati Drs. I Gusti Putu Widjera Berpulang

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan, menyambut baik pelatihan Water Rescue bersama dengan Basarnas.

”Sebanyak 20 orang anggota Unit ARFF Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah menyelesaikan rangkaian pelatihan Water Rescue yang dilaksanakan sejak tanggal 20 Juni 2022, dengan total 72 Jam pelajaran. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi kesiapan kami untuk memberikan pelayanan terbaik” jelas Handy.

Selain itu, menurut Handy, pelatihan water rescue ini juga dilaksanakan pada momentum yang tepat seiring dengan terus meningkatnya lalu lintas udara di Pulau Bali.

Berita Terkait:  Museum Majapahit Tanah Lot Hadirkan 20 Zona Atraktif dengan Teknologi AR dan Koleksi Arca Asli

“Traffic pesawat serta jumlah penumpang domestik maupun internasional sedang berada dalam tren positif. Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani rata-rata 35.434 penumpang dan 228 pesawat perharinya. Jika dibandingkan dengan tahun 2021, penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali meningkat sebanyak 239%. Maka dari itu, kesiapan Unit ARFF sangat diperlukan,” Tambahnya.

Hingga bulan Mei 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah mencatatkan 3.186.854 penumpang. Selain itu, adanya penambahan rute Internasional serta beroperasinya kembali maskapai Virgin Australia dan Viet Jet Air juga mendorong peningkatan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali. Pada tahun ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali diproyeksikan akan melayani 9 Juta penumpang.

Berita Terkait:  IPBI Bali Gelar HOTSHOT International Hybrid Webinar 2026 Bahas Transformasi Digital Pariwisata Berkelanjutan

“Selama bulan Juni, terdapat 7 rute internasional baru sehingga secara keseluruhan saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali melayani 22 Rute keberangkatan dan 20 rute kedatangan. Secara moderat kami proyeksikan terdapat 9 Juta penumpang akan dilayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali sepanjang tahun 2022. Untuk itu, dibutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai unit di Bandara untuk memastikan pelayanan yang kami berikan kepada para pengguna jasa adalah yang terbaik,” tutup Handy. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI