PLN Dukung Lomba Masak Serba Ikan dalam Rangka Jagadhita ke-6 2025, Dorong Electrifying Lifestyle dan Ketahanan Pangan

IMG-20250604-WA0012_QvAREYqB3g
Foto: Suasana Lomba Masak Ikan Provinsi Bali pada Acara Bali Jagadhita ke-6 tahun 2025 yang digelar di Living world Mall Denpasar dan diikuti oleh siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tata Boga se-Bali. (Barometerbali/PLN/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Dalam rangkaian acara Bali Jagadhita ke-6 tahun 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Lomba Masak Serba Ikan Provinsi Bali yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/6) di Living World Mall Denpasar ini diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tata Boga se-Bali, menampilkan kreativitas generasi muda dalam mengolah bahan baku ikan khas daerah masing-masing.

Deputi Bank Indonesia Perwakilan Bali, Butet Linda H. Panjaitan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Pertama, kami mengapresiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali dan PLN yang telah mendukung acara penting ini. Kedua, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Bali,” ujarnya.

Berita Terkait:  Belasan OTK Serang Kantor BPJS Kesehatan Denpasar, Pasang Spanduk 'Walikota Pembohong'

Butet Linda memaparkan data penting, “Produksi ikan nasional mencapai 166 juta ton per tahun, namun sayangnya tingkat konsumsi ikan masih perlu ditingkatkan. Konsumsi ikan Bali saat ini baru mencapai 46 kg per kapita per tahun, sementara angka nasional mencapai 59 kg per kapita per tahun. Karena itu, lomba masak serba ikan hari ini merupakan inisiasi brilian untuk mengembangkan sektor perikanan melalui jalur kuliner.”

Berita Terkait:  PLN dan Majelis Desa Adat Bali Perkuat Sinergi, Pastikan Nyepi Khusyuk dengan Listrik Andal bagi Masyarakat

Ir. Sumardiana, MP, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menegaskan bahwa esensi lomba ini bukan sekadar kompetisi. “Acara ini adalah media edukasi untuk mengubah persepsi masyarakat yang menganggap mengolah ikan itu ribet. Ikan Bali sudah diakui dunia, kualitasnya terbaik. Kami ingin ibu-ibu rumah tangga, sebagai pengambil keputusan belanja keluarga, mulai rutin memasak ikan. Melalui siswa SMK Tata Boga ini, kami berharap pesan gemar ikan bisa menyebar luas,” jelas Sumardiana.

Berita Terkait:  Sempat Diguyur Hujan, Mambal Culture Festival 2026 Sukses Tampilkan 9 Kreativitas Seka Truna

IB Surya Respati, Plh. Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Bali, menambahkan, “Dukungan PLN melalui pemberian kompor induksi. Kami percaya generasi muda SMK bisa menjadi agen perubahan, tidak hanya mempromosikan konsumsi ikan tetapi juga gaya hidup elektrifikasi yang modern dan efisien.”

Acara ini menjadi wadah bagi peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner ikan daerah masing-masing. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menyosialisasikan bahwa olahan ikan tidak kalah lezat dari protein hewani lain, sekaligus memperkenalkan teknologi masak masa depan melalui kompor induksi PLN. (PLN/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI