PLN Salurkan Bantuan Mesin Listrik Produksi Kakao di Jembrana

Screenshot_2022-08-24-15-11-49-42_c75e17524159248fca3fa78e53d1eea7
PLN salurkan bantuan mesin produksi kakao berbasis listrik kepada Kelompok Tani Tani Kakao Merta Abadi di Desa Ekasari, Melaya, Jembrana, Rabu (24/8/2022).

Jembrana | barometerbali – PT PLN (Persero) berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memberikan berbagai dukungan melalui kegiatan pemberdayaan.

Salah satu wujud nyata dukungan tersebut, kali ini disalurkan kepada Kelompok Tani Tani Kakao Merta Abadi di Desa Ekasari, Melaya, Jembrana, Rabu (24/8/2022).

PLN, melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), menyalurkan bantuan berupa alat penunjang produksi kakao yang berbasis listrik berupa 2 unit mesin sangrai kakao (cocoa roaster) dan 2 unit mesin pemecah kulit kakao (desheller) untuk mengolah biji kakao kering menjadi nibs dengan total bantuan sebesar Rp 150 juta.

Berita Terkait:  Perbaikan Tower dan Jaringan Transmisi Rampung, Sistem Kelistrikan Aceh yang Tadinya Terisolasi Kini Kembali Terhubung, PLN Masuki Tahap Pengoperasian Pembangkit

Kelompok yang beranggotakan 29 orang petani di Desa Ekasari ini, mampu mengolah kakao menjadi biji kakao basah maupun kering dengan rata-rata hasil produksi mencapai 8-12 ton perbulan.

“Berdasarkan hasil pemetaan sosial dan bisnis di Desa Ekasari, kami melihat adanya potensi pertanian kakao yang bisa dikembangkan menjadi agro wisata pertanian kakao organik dan juga edukasi pengolahan kakao dari hulu sampai hilir sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kelompok tani dalam produksi kakao,” ujar Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Agus Yudhistira Sujana saat menyalurkan bantuan secara langsung di Kebun Kakao Kelompok Tani Merta Abadi, Rabu (24/8/2022).

Berita Terkait:  Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Konser Megah, JNE Jadi Mitra Logistik Resmi

Agus mengatakan Desa Ekasari yang didominasi oleh pertanian dan perkebunan telah dikenal sebagai desa wisata dengan pesona alam yang asri, sehingga harus didukung juga oleh sumber daya manusia yang mumpuni.

“Bantuan TJSL ini tentu tidak hanya alat – alat pendukungnya saja yang diberikan, namun juga ada pelatihannya untuk meningkatkan skill kelompok tani dalam pengolahan kakao, sehingga produk – produk yang dihasilkan nanti makin berkualitas dan memiliki nilai tambah,” ungkapnya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas kepeduliannya kepada Desa Ekasari khususnya kepada kelompok tani kakao ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya dan kami berharap Kelompok Tani Kakao Merta Abadi dapat menghasilkan produk-produk kakao unggulan yang berkualitas untuk mendukung pengembangan desa wisata di Kabupaten Jembrana,” katanya.

Berita Terkait:  Libur Nataru Lebih Nyaman, PLN Perkuat SPKLU dan Siagakan Petugas 24 Jam di Bali

Ketua Kelompok Tani Kakao Merta Abadi turut menyampaikan ungkapan terima kasih kepada PLN dan Pemerintah Kabupaten Jembrana atas dukungannya kepada petani kakao di Desa Ekasari.

“Saya berharap bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan kami selaku kelompok tani kakao akan memanfaatkan bantuan yang diberikan secara optimal sehingga mampu memberi nilai tambah bagi kelompok serta pengembangan Desa Ekasari menjadi kawasan agrowisata,” tutupnya. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI