Kolase foto: Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy menegaskan Polda Bali siap menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang menghambat investasi dan meresahkan masyarakat. (barometerbali/ilustrasi/rah)
Denpasar | barometerbali – Polda Bali menegaskan komitmennya dalam mendukung program Presiden RI untuk memberantas aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum organisasi masyarakat (Ormas). Melalui Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy, Polda Bali menyatakan siap menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang menghambat investasi dan meresahkan masyarakat.
Program nasional ini menargetkan pemberantasan premanisme di sektor investasi, termasuk pemerasan, pungutan liar, serta penguasaan lahan secara ilegal. Untuk itu, Polri akan membentuk tim khusus yang berkolaborasi antara Mabes Polri, Polda, dan Polres jajaran guna menangani setiap laporan terkait.
Masyarakat yang menemukan aksi premanisme diharapkan segera melapor melalui hotline 110 atau langsung ke Polda Bali.
“Kami menjamin keamanan dan kerahasiaan pelapor. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan penyelidikan serta penegakan hukum terhadap pelaku,” tegas Ariasandy.
Tak hanya menindak pelaku di lapangan, Polri juga akan melakukan pengawasan internal. Jika ada anggota yang terbukti terlibat atau membekingi aksi premanisme, Propam Polri akan bertindak tegas dengan menjatuhkan sanksi etik hingga pemecatan.
Selain penegakan hukum, Polda Bali juga akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat. Upaya ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, UMKM, serta instansi pemerintah agar bersama-sama menciptakan Bali yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam upaya ini. Mari bersama kita wujudkan Bali yang bebas dari premanisme dan tetap menjadi tempat yang aman bagi investasi serta kehidupan sosial,” tutup Ariasandy. (rah)











