Ket foto: Pertemuan Polda Bali bersama media online dan wartawan online Bali di RM Be Sanur, Renon, Rabu (4/9/2024). (Sumber: barometerbali/rian)
Denpasar I barometerbali – Menjelang Pilkada Serentak 2024, Polda Bali telah menerapkan sistem pendekatan yang disebut “cooling system” untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan dengan aman dan damai. Sistem ini mulai diterapkan sejak Agustus 2024 dan melibatkan pendekatan langsung kepada partai politik.
Menurut Kasubdit I Ditintelkam Polda Bali, AKBP I Wayan Sumara, pihak kepolisian telah melakukan pemetaan potensi kerawanan di sembilan kabupaten/kota di Bali.
“Kami telah memetakan potensi kerawanan dan hingga saat ini belum ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan tindak pidana terkait Pilkada,” terang Sumara saat media gathering bersama wartawan, di RM Be Pasih, Renon, pada, Rabu (4/9/2024).
Pemetaan ini meliputi analisis dukungan terhadap partai politik dan calon independen, termasuk di tingkat kecamatan seperti Karangasem yang memiliki calon independen.
Sumara menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi potensi konflik selama masa kampanye.
“Kami ingin mengidentifikasi basis dukungan dari setiap calon dan koalisi partai agar dapat mencegah terjadinya gesekan,” tambahnya.
Polda Bali menekankan bahwa indikator utama dari Pilkada yang aman adalah minimnya insiden tindak pidana.
“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan keamanan tetap terjaga,” tegasnya.
Selain itu, Polda Bali juga memperhatikan potensi konflik antara kelompok masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang mendukung calon tertentu.
“Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung tanpa gangguan berarti,” pungkas Sumara.
Dengan penerapan sistem ini sejak Agustus dan berlanjut hingga hari pemilihan, Polda Bali bertekad menjaga keamanan dan ketertiban, berharap proses demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar dan damai.
Pada kesempatan itu Wakil Ketua PWI Bali Bidang Pendidikan Arief Wibisono menyampaikan apresiasi kepada Ditintelkam Polda Bali atas terselenggaranya kegiatan media gathering ini demi mewujudkan Pilkada Serentak 2024 berlangsung dengan lancar dan damai.
“Sebagai pilar demokrasi, pers berperan dan memiliki tanggung jawab penuh demi kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024 di Bali. Kami juga mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya nanti di TPS,” tandas Arief.
Reporter: Rian Ngari
Editor: Ngurah Dibia











