Barometer Bali | Denpasar – Peluncuran dan bedah buku Singgasana Battisi Takhta 32 Bidadari karya Prof Gautama Kumar Jha digelar di Auditorium Nasdem Bali, Denpasar, Selasa (12/8/2025). Karya ini mengisahkan sosok Raja Vikramaditya dari abad ke-8 yang dikenal dengan kebijaksanaan, keadilan, kejujuran, dan keberanian membela rakyatnya.
Menurut Prof Gautam, kisah klasik India ini sarat pesan moral yang relevan bagi pemimpin maupun generasi muda di era modern.
“Buku ini bisa menjadi panduan bagi pemimpin dan bacaan edukatif untuk anak-anak. Ceritanya penuh logika dan tantangan yang mengasah kebijaksanaan dalam memecahkan masalah sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada masa kejayaannya, kekuasaan Raja Vikramaditya mencakup hampir seluruh India, dan kisahnya terdokumentasi dalam prasasti serta naskah kuno.
“Sejarahnya mencerminkan prinsip negara yang adil, jujur, dan harmonis, sehingga rakyat percaya pada pemimpinnya,” kata Prof Gautam.
Akademisi asal Bali, Dr N.K Surpi Arya Dharma, menilai diskusi ini menjadi jembatan antara khazanah sastra klasik dan realitas dunia modern.
“Nilai kepemimpinan, keadilan, dan kebijaksanaan yang terkandung dalam karya sastra klasik dapat menjadi panduan dalam pengambilan keputusan masa kini,” tuturnya.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Bali, Dr Somvir, yang menekankan pentingnya karya klasik dalam membentuk karakter generasi penerus.
“Cerita-cerita seperti ini menanamkan nilai luhur sejak dini, membentuk pola pikir, dan memperkuat moralitas,”tutupnya.(rian)











