Pura Puncak Penulisan Kintamani Bali: Cerita Sejarah dan Keunikannya

BARO FEB F 28A
Pura Puncak Penulisan, Kintamani, Bali. (barometerbali.com/dok.net)

Barometerbali.com | Bangli – Bali merupakan pulau dengan banyak bangunan ibadah berupa pura karena mayoritas masyarakat Bali memeluk agama Hindu.

Beberapa pura di Pulau Bali sudah ada sejak lama dan dibangun pada masa kerajaan salah satunya adalah Pura Puncak Penulisan Bali.

Pura ini memiliki sejarah yang menarik untuk dipelajari karena bisa menambah pengetahuan dan juga wawasan.

Selain itu, pura ini juga memiliki beberapa keunikan yang tidak dimiliki oleh pura lainnya.

Sejarah dan Keunikan Pura Puncak Penulisan Bali

Dikutip dari laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia https://budaya-indonesia.org, Pura Puncak Penulisan adalah salah satu pura tertua di Bali yang memiliki nilai sejarah dan keunikan yang tinggi.

Pura ini terletak di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Pura ini berada di ketinggian sekitar 1.745 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang indah.

Berita Terkait:  Objek Wisata Religi, Pura Bukit Mentik: Tempat Suci Hindu Bali yang Sarat Misteri dan Sejarah

Pura Puncak Penulisan merupakan tempat pemujaan Dewa Siwa, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Menurut sejarah, pura ini dibangun sejak zaman Megalitikum, yaitu sekitar abad ke-3 Masehi.

Pura ini kemudian dilanjutkan pembangunannya pada abad ke-10 hingga abad ke-14 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Bali kuno seperti Warmadewa dan Majapahit.

Pura ini disebut juga dengan nama Pura Tegeh Koripan, yang berarti tempat kehidupan yang teguh dan tinggi.

Nama lainnya adalah Pura Pamojan atau Panah Raja, yang berarti tempat berkumpulnya para raja untuk melakukan tapa yoga atau meditasi.

Nama lainnya lagi adalah Pura Ukir Padelengan, yang berarti pura yang memiliki ukiran-ukiran yang indah.

Berita Terkait:  5 Destinasi Wisata Populer di Indonesia yang Kental dengan Unsur Budaya 

Salah satu keunikan dari pura ini dibandingkan dengan pura lainnya adalah dari segi arsitektur dan bentuk bangunan.

Pura ini memiliki arsitektur yang unik dan khas.

Pura ini dibangun dengan konsep Gunung Suci, yaitu menyerupai bentuk bukit atau piramida bertingkat.

Pura ini terdiri dari tujuh tingkat, yang mewakili konsep Sapta Loka atau tujuh alam dalam agama Hindu.

Setiap tingkat dihubungkan oleh tangga dan memiliki pelinggih atau tempat pemujaan yang berbeda-beda.

Di tingkat pertama dan kedua, terdapat pelinggih untuk memuja Dewa Brahma dan Dewa Wisnu.

Di tingkat ketiga, terdapat pelinggih untuk memuja Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

Di tingkat keempat, terdapat pelinggih untuk memuja Dewa Ganesha dan Dewi Saraswati.

Berita Terkait:  Objek Wisata Elephant Safari Park Bali: Tempat Wisata Edukatif dan Seru untuk Keluarga

Di tingkat kelima, terdapat pelinggih untuk memuja Dewa Surya dan Dewi Chandra.

Di tingkat keenam, terdapat pelinggih untuk memuja Dewa Indra dan Dewi Laksmi.

Di tingkat ketujuh, terdapat pelinggih utama untuk memuja Dewa Siwa Mahadewa.

Di area pura, banyak ditemukan peninggalan-peninggalan sejarah dari zaman Megalitikum hingga zaman Hindu-Buddha.

Beberapa di antaranya adalah arca-arca dari batu andesit yang menggambarkan dewa-dewi, raja-raja, binatang-binatang, dan manusia-manusia.

Pura Puncak Penulisan Bali adalah salah satu pura yang wajib dikunjungi bagi para pecinta wisata sejarah dan budaya.

Pura ini menyimpan cerita-cerita masa lalu yang menarik dan mengagumkan.

Pura ini juga menawarkan suasana alam yang asri dan menyejukkan. (ari)

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI