Barometer Bali | Denpasar – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, berencana mengembangkan kampung difabel yang terintegrasi dengan berbagai pelatihan keterampilan guna memperkuat pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas di Bali.
Rencana tersebut diungkapkannya saat wawancara di Ruang Podcast Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (2/2).
Menurutnya, kawasan tersebut direncanakan berada di Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung dan akan menjadi ruang pemberdayaan bagi penyandang disabilitas melalui berbagai keterampilan praktis.
“Hal tersebut telah saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Rencananya, di PKB Klungkung akan disiapkan kawasan khusus yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat Bali penyandang disabilitas,” ujarnya.
Program tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai pelatihan keterampilan seperti barista, pijat, serta berbagai bidang keterampilan lainnya agar para penyandang disabilitas memiliki kesempatan mandiri secara ekonomi.
Selain itu, Ny. Putri Koster juga menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan UMKM Bali agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan UMKM harus dimulai dari fondasi yang kuat, termasuk penguatan sumber daya manusia serta kualitas karya.
Ia juga menilai peran media sangat penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan media, ia berharap program pemberdayaan UMKM maupun penguatan kelompok rentan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali. (red)











