Barometer Bali | Denpasar – Di bawah naungan langit Ramadan yang penuh ampunan, silaturahmi menjadi oase yang menyejukkan dahaga jiwa, mengingatkan bahwa setiap insan berhak atas kasih sayang serta kesempatan kedua untuk kembali ke jalan fitrah.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan memastikan bahwa pembinaan tidak sekadar dibatasi oleh jeruji, tetapi juga menjadi ruang untuk merajut kembali tali silaturahmi yang sempat terputus.
Layanan kunjungan khusus buka puasa bersama keluarga ini digelar pada Senin (09/03/2026) di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 166 pengunjung yang bertemu dengan 81 warga binaan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan moril bagi warga binaan agar tetap merasakan hangatnya kebersamaan keluarga di bulan suci Ramadan.
“Kami ingin menghadirkan suasana fitri lebih awal bagi warga binaan melalui sentuhan kasih sayang keluarga dan iringan musik dari Antrabez Band,” ujar Hudi.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menjalani masa pembinaan dengan baik, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Suasana haru dan kebahagiaan tampak menyelimuti aula Lapas Kerobokan saat para warga binaan dapat berbuka puasa bersama keluarga tercinta. Momentum ini menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses pembinaan dan pemulihan kehidupan mereka.(Red)










