Rangkaian HUT ke-49 ST. Brahmacarya Banjar Puseh Kangin Sanur, Sekda Alit Wiradana Buka Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya

IMG-20250711-WA0024_9PaXdrW18F
Foto: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya ke - 2, serangkaian Hut Sekeha Teruna (ST) Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin, Intaran, Sanur dengan memukul kulkul di Halaman Kantor Yayasan Pembangunan Sanur, Sabtu (11/7). (barometerbali/wah/rah) 

Barometer Bali | Denpasar – Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya ke – 2, serangkaian Hut Sekeha Teruna (ST) Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin, Intaran, Sanur dengan memukul kulkul di Halaman Kantor Yayasan Pembangunan Sanur, Sabtu (11/7).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mengagendakan Lomba Bapang Barong, Mekendang Tunggal dan Baleganjur. Agenda pembukaan juga dilaksanakan pemotongan Tumpeng HUT ke-49 ST. Brahmacarya, yang juga tampak dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Lurah Sanur, Ida Bagus Made Windhu Segara, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, IB Gede Sidarta Putra, Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana serta undangan dan tokoh seni Banjar Puseh Kangin.

Berita Terkait:  Pecah!! 10 Tahun Vakum, Dentuman Jegog Suar Agung Kembali Guncang Jepang

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengemukakan, seni dan budaya menjadi kerangka dasar pembangunan di Kota Denpasar. Karenanya, Pemkot Denpasar memberikan dukungan penuh kegiatan seni budaya yang dilaksanakan Sekaa teruna, komunitas, paguyuban dan sanggar seni di Kota Denpasar.

“Dari kegiatan Adhimukti Upangga Brahmacarya ini senantiasa mampu menggalang persatuan dan persaudaraan di kalangan anak muda sebagai perwujudan spirit Vasudhaiva Khutumbakam,” ujarnya

Berita Terkait:  Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan Pariwisata Nasional

Lebih Lanjut dikatakan, melihat banyaknya kegiatan seperti ini di Kota Denpasar, tentu ini merupakan gayung bersambut. Sehingga tugas pemerintah adalah memberikan ruang, waktu dan anggaran sehingga pelaksanaannya berkesinambungan. Dari kegiatan ini juga diharapkan lahir seniman muda yang menjadi pengawal seni budaya Bali kedepannya.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan ini, karena kegiatan pelestarian seni tradisional merupakan jalan untuk menyiapkan anak muda sebagai pewaris masa depan seni budaya di Kota Denpasar,” ujar Alit Wiradana.

Sementara Ketua Panitia, I Kadek Bagus Candradiputra mengatakan, pada tahun ini STT. Brahmacarya merancang kegiatan dengan mengadakan lomba Baleganjur Ngarap umum se-Bali dengan peserta berjumlah 23 sekaa. Di samping itu dimeriahkan juga Lomba Tari pendet PKK di wilayah Sanur yang diikuti 6 peserta.

Berita Terkait:  Selipkan Kritik Lewat Pertunjukan Seni, Putri Koster Apresiasi Pentas Jaratkaru Dari Komunitas Wartawan Budaya Bali

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan HUT ke-49 ST. Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin. Dimana, melalui kegiatan Adhi Mukti Upangga ini diharapkan mampu memberikan wadah kepada seniman muda Bali untuk tetap berkarya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan Adhimukti Upangga Brahmacarya ini, semoga dapat memberikan inspirasi dan wadah kreatifitas bagi anak muda Denpasar,” jelasnya. (wah/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI