Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal arah pembangunan Bali jangka panjang melalui Haluan Bali 100 Tahun. Hal tersebut disampaikannya saat ramah tamah dan silaturahmi bersama insan pers di Gedung Kertasabha, Jayasabha, Denpasar, Minggu (4/1) malam.
Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali IB Surja Manuaba, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bali Gede Pramana, serta para pimpinan redaksi media cetak, elektronik, dan online.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas kontribusi aktif dalam menyampaikan program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung periode kedua kepemimpinannya yang dimulai tahun ini.
Ia mengakui bahwa selama lebih dari sepuluh bulan terakhir belum sempat bersilaturahmi secara langsung dengan awak media. Meski demikian, peran media dinilainya tetap konsisten dan signifikan dalam menyosialisasikan berbagai agenda pembangunan melalui pemberitaan di berbagai platform.
“Media memiliki peran sangat penting dalam menjembatani pemerintah dan masyarakat. Apa yang kami rencanakan dan laksanakan dapat dipahami publik dengan baik berkat dukungan media,” ujar Koster.
Koster menegaskan, seluruh kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan sepanjang tahun 2025 merupakan fondasi awal dari Haluan Bali 100 Tahun, sebagai arah pembangunan Bali dalam jangka panjang sekaligus pijakan agenda pembangunan lima tahun ke depan.
Menurutnya, pembangunan Bali diarahkan untuk mewujudkan daerah yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai kearifan lokal yang menjadi identitas Bali.
Berbagai program strategis yang telah berjalan sebelumnya akan terus dilanjutkan dan diperkuat, seperti penggunaan busana adat Bali, pelestarian aksara Bali, serta penguatan dan pemanfaatan produk lokal Bali.
“Yang kami bangun bukan semata infrastruktur, tetapi peradaban. Warisan Bali harus dijaga dan diteruskan kepada generasi kini dan mendatang,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa implementasi Haluan Bali 100 Tahun akan segera dimulai agar dapat menjadi pemahaman bersama seluruh komponen masyarakat Bali.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster berharap sinergi antara pemerintah dan media massa terus terjaga dengan baik demi kelancaran pembangunan Bali ke depan, seraya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan peran insan pers selama ini. (red)











