Raperda APBD Bali Disepakati, Target Pendapatan Rp6,6 Triliun

Screenshot_20250806_145348_WhatsAppBusiness
Rapat Paripurna Raperda Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025, Rabu (6/8/2025). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dalam perubahan APBD 2025, defisit dirancang sebesar Rp752,346 miliar, atau berkurang Rp47,314 miliar dari APBD induk. Target pendapatan ditingkatkan menjadi Rp6,656 triliun, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp7,408 triliun.

Ia mengapresiasi rampungnya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025. Penyampaian ini dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Bali yang berlangsung dinamis dan demokratis, Rabu (6/8/2025).

Berita Terkait:  Meriahkan HUT ke-238 Denpasar, Koster Jajal Rute 6K dan Sapa Ribuan Peserta

Koster menyebut Raperda ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesinambungan program prioritas pembangunan Bali, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pembahasan berlangsung intens dan produktif, mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Bali,” jelas Koster.

Selanjutnya, sesuai aturan yang tertuang dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda ini akan dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri dalam waktu paling lambat tiga hari untuk proses evaluasi dan pengesahan.

Berita Terkait:  Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

Koster berharap proses evaluasi di Kemendagri berjalan lancar sehingga pelaksanaan program pembangunan yang selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dapat segera dimulai.

Dalam rapat tersebut, Gubernur juga menanggapi masukan DPRD terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pungutan Wisatawan Asing. Ia menyebut pembahasan mengenai sektor ini telah selesai, dan pihaknya telah menjalin kerja sama strategis untuk mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pariwisata. (red)

Berita Terkait:  Antisipasi Ancaman ASF, Bali Butuh Satu Juta Dosis Vaksin untuk Ternak Babi

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI