Rayakan Tumpek Krulut Bersama Ribuan Masyarakat di Art Centre, Gubernur Koster: Pererat Persaudaraan dan Kasih Sayang

Screenshot_20260104_082946_WhatsAppBusiness
Ribuan masyarakat dipandu artis Pop Bali Bagus Wirata, menyambut kedatangan Gubernur Bali Wayan Koster bersama istri, Ibu Putri Suastini Koster saat Pemerintah Provinsi Bali menggelar konser perayaan Tumpek Krulut di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar pada Sabtu, (3/1/2026) malam. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali menggelar konser perayaan Tumpek Krulut di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar pada Sabtu, (3/1/2026) malam. Berbeda dengan perayaan sebelumnya, perayaan hari kasih sayang dresta Bali kali ini dimeriahkan oleh berbagai penyanyi lokal Bali mulai dari Putri Bulan, Lebri Partami, Agus Veron, Bayu KW, Yong Sagita, Jun Bintang, Lolot hingga Bagus Wirata.

Perayaan Tumpek Krulut ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat Bali. Terlihat panggung terbuka ardha Candra telah dipenuhi oleh ribuan penonton yang sudah datang sejak sore hari dan memadati tempat-tempat duduk yang tersedia.

Berita Terkait:  Ungkap Curanmor di Proyek Vila, Reskrim Polsek Blahbatuh Tangkap Pelaku di Badung

“Selamat merayakan Rahina Tumpek Krulut hari ini, hari raya kasih sayang Dresta Bali,” ucap Gubernur Bali, Wayan Koster yang turut hadir beserta istri, Ibu Putri Suastini Koster.

Koster menyampaikan, Tumpek Krulut merupakan bentuk warisan lokal yang diwariskan oleh para leluhur Bali sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih dan sayang.

“Kita diberikan pengetahuan untuk saling menyayangi, saling mengasihi dan saling menghormati. Sebagai Krama Bali yang taat melaksanakan ajaran adiluhung leluhur Bali, mari kita laksanakan dengan baik agar Bali terus ajeg dengan karakter dan identitas budayanya yang unik dan unggul,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Pegelaran Mahakarya Seni Inklusif ke-11 Puncaki Peringatan Hari HDI Dan HKSN Tahun 2025 di Denpasar

Sementara itu, Ibu Putri Koster juga mengajak masyarakat Bali untuk bersama-sama merayakan hari kasih sayang atau Tresna Asih tersebut.

“Untuk semeton sami, Rahajeng Tumpek Krulut. Mari kita tumbuhkan kasih sayang kita sebagai Nak Bali untuk saling mengasihi dan saling mencintai,” katanya.

Ia berharap hari Tumpek Krulut ini dapat dijadikan momentum agar masyarakat dapat bersatu dan saling mengasihi untuk bersama-sama membangun Bali.

Sebelumnya pada Sabtu pagi, Gubernur Koster juga tampak merayakan hari Tumpek Krulut bersama dengan generasi muda Bali di beberapa stand kuliner/ UMKM di beberapa tempat Bali. Masyarakat dipersilahkan datang merayakan hari kasih sayang Dresta Bali bersama sambil menikmati hidangan kuliner secara gratis.

Berita Terkait:  Diduga Berdiri Diatas Lahan LP2B, Jungle Padel di Munggu Dihentikan Sementara 

Diketahui Tumpek Klurut jatuh setiap Sabtu Kliwon pada Wuku Krulut. Secara harfiah, ‘Klurut’ berasal dari kata Lulut yang berarti sayang, cinta atau daya tarik yang kuat. Sering disebut sebagai ‘Valentine Versi Bali’, Tumpek Krulut kini dirayakan oleh masyarakat Bali sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan atau Tresna Asih. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI