Resmi Beroperasi, Bus TMD mulai Dimanfaatkan Penumpang

Screenshot_20250424_220334_Instagram
Penampakan bus Trans Metro Dewata (TMD) koridor 2 dengan trayek Terminal Ubung-Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (barometerbali/red/tmd)

Barometerbali.com | Badung – Bus Trans Metro Dewata (TMD) sudah resmi beroperasi setelah diuji coba sejak Jumat 18 April 2025.

Bus ini pun sudah dimanfaatkan oleh penumpang dan tarif juga telah diberlakukan.

Tim kami mencoba bus TMD Koridor 5 (K5) dengan rute Sentra Parkir Kuta hingga ke pemberhentian akhir di Politeknik Negeri Bali (PNB), dan kembali ke Sentra Parkir Kuta serta dilanjutkan ke Sanur.

Sejak berangkat dari Sentra Parkir Kuta ke Politeknik Negeri Bali, terlihat 12 orang penumpang yang naik dan turun bus TMD.

Selanjutnya, dari PNB, bus TMD itu melaju kembali ke Sentra Parkir Kuta, melewati sejumlah pemberhentian di wilayah Sanur.

“Ini saya lagi mau jalan-jalan saja. Habis nengok anak saya yang kuliah di Unud (Universitas Udayana) Jimbaran,” kata Mursida (59), penumpang asal Jawa Tengah (Jateng), saat ditemui di bus TMD K5, Minggu 20 April 2025.

Mursida cukup menikmati saat menumpang bus TMD setiap hari.

Berita Terkait:  Bali Menggambar Peta Ruangnya Sendiri, Siapa yang Kehilangan Kenyamanan?

Hanya saja, ketika menengok anaknya yang kuliah di Unud Kampus Bukit Jimbaran, Mursida tak melewatkan kesempatan menikmati jalanan di Badung Selatan dengan bus TMD.

Mursida mengaku lebih nyaman naik transportasi umum ketimbang harus berkendara mobil pribadi. Dia merasa menyetir mobil lebih melelahkan.

“Saya sudah tiga kali naik bus TMD tahun 2024 lalu. Lebih enak saja naik bus TMD ini. Tinggal duduk manis sambil lihat-lihat jalan. Kalau nyetir (mobil pribadi) sendiri, capek saya,” terang Mursida.

Elisa (45), warga Denpasar, setali tiga uang. Sebagai ibu rumah tangga, Elisa menumpang bus TMD hanya untuk jalan-jalan ke mal atau ke tempat wisata saat Minggu atau tanggal merah.

“Saya memang biasa naik bus TMD kalau hari libur saja. Nggak rutin. Karena saya ibu rumah tangga. Paling-paling ke Ubud, naik dari Terminal Ubung ya. Lalu ke Trans Studio Mall Bali, saya naik dari Gajah Mada Heritage,” kata Elisa.

Sebagai warga Denpasar, Elisa bukan penumpang baru.

Berita Terkait:  Kritik Media dari Banjir Sumatera hingga Cerpen Konoha

Dia sudah bergantung pada bus TMD sejak 2020. Perbedaan yang paling dirasakannya sejak bus TMD eksis di Bali pada 2020 adalah alat pembayaran atau tap on bus.

“Menurut saya yang beda itu alat tap-nya itu. Kalau dahulu kan kecil ya. Kalau sekarang lebih besar. Bisa dilihat saldonya (uang elektroniknya). Terus suaranya (tanda berhasil bayar) kenceng,” tutur Elisa.

Sebelumnya diberitakan, bus TMD sempat mengaspal tanpa penumpang saat uji coba Jumat 18 April 2025.

Berita Terkait:  Menuju 2026: Alarm Zaman, Refleksi Media, dan Tanggung Jawab Wartawan bagi Bangsa

Padahal, penumpang dapat menikmati layanan bus TMD tanpa dipungut biaya alias gratis saat uji coba.

“Namanya hari pertama ya oke (kalau sepi penumpang). Yang penting (bus TMD) sudah berjalan normal. Jadi, kami tunggu antusiasme dari masyarakat,” kata Manager Operasional PT Satria Trans Jaya, Ida Bagus Eka Budi.

Akan ada upaya sosialisasi ke masyarakat Bali untuk kembali meramaikan bus TMD.

Sejumlah pemangku kepentingan, seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali hingga kepolisian akan dilibatkan dalam sosialisasi sebagai upaya meramaikan bus TMD. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI