Resmi Dibuka, 10 Tim Siap Perang Taktik di Liga Jembrana 2026

IMG-20260909-WA0088_zWmeONlQ4t
Foto: Kompetisi sepak bola Liga Jembrana 2026, resmi dimulai dengan partai pembuka pada Rabu (9/9) di Stadion Pecangakan Jembrana. (Barometer Bali/Rah)

Barometer Bali | Jembrana – Kompetisi sepak bola Liga Jembrana 2026, resmi dimulai dengan partai pembuka pada Rabu (9/9) di Stadion Pecangakan Jembrana yang mempertemukan PS Garuda Dauhwaru melawan Perseba Berangbang. Laga ini menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang akan berlangsung hingga 24 Oktober 2026.

​Turnamen tahun ini diikuti oleh 10 tim sepak bola terbaik dari seluruh wilayah Jembrana. Antusiasme peserta mengalami peningkatan dibanding edisi sebelumnya yang diikuti sembilan klub.

Berita Terkait:  Bukan Sekadar Adu Cepat, Lomba Sampan Tradisional Jadi Hiburan Warga di HUT Kota Negara ke-131

​Ketua Panitia Liga Jembrana 2026, I Komang Adiyasa (Komet), menyampaikan bahwa gelaran ini merupakan edisi kedua yang diinisiasi oleh Askab PSSI Jembrana pasca-vakum akibat pandemi.

​”Event Liga Jembrana ini adalah yang kedua setelah sempat rehat karena situasi COVID kemarin, dan dilaksanakan oleh Askab Jembrana. Berkat semangat teman-teman pengurus klub, partisipasi meningkat dari sembilan klub menjadi 10 klub,” ujar Komet.

​Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, KONI, serta jajaran sponsor yang menyokong kelancaran kompetisi ini.

Berita Terkait:  Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Perluas Pasar Untuk Memberikan Nilai Ekonomi Bagi Masyarakat

​”Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana atas support dana penyelenggaraan, serta Ketua KONI yang juga Bapak Wakil Bupati. Bersama-sama mereka memberikan support sehingga acara berjalan dengan baik. Ditambah dengan berbagai sponsor perusahaan, astungkara kompetisi ini berjalan lancar hingga babak final dan sukses dalam penyelenggaraan,” tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menekankan pentingnya keberlanjutan turnamen untuk mematangkan mental dan kualitas atlet lokal.

Berita Terkait:  Desa Adat dan LPD Jadi Fokus, Koster Ajak PERADI SAI Rumuskan Pendampingan Hukum

​”Kami harapkan melalui event seperti ini bisa mulai membangkitkan olahraga daerah. Jika sepak bola dan Askab bisa, kami juga menitipkan pesan lewat KONI agar cabor-cabor lain diusahakan bisa menggelar event serupa. Semakin banyak turnamen yang diikuti, kami yakin atlet-atlet kita akan semakin matang dan membawa lebih banyak kebanggaan,” ungkap Anom Saputra. (pro/rls)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI