Resmikan PW Paramartha Widya Kumara, Bupati Kembang: Tanamkan Adat dan Budaya Dresta Bali Sejak Dini

IMG-20260221-WA0051_isMF7RFK8k
Foto: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, serta Bunda PAUD Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan meresmikan Pratama Widyalaya (PW) Paramartha Widya Kumara yang berlokasi di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu (21/2). (barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, serta Bunda PAUD Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan meresmikan Pratama Widyalaya (PW) Paramartha Widya Kumara yang berlokasi di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu (21/2).

Pratama Widyalaya (PW) merupakan satuan pendidikan formal setingkat Pendidikan Anak Usia Dini PAUD atau TK yang berciri khas agama Hindu di bawah naungan Kementerian Agama yang merupakan bagian dari sistem pendidikan Widyalaya dengan memadukan kurikulum umum dan pendidikan agama Hindu secara berjenjang.

Berita Terkait:  Apresiasi Generasi Muda, Bupati Kembang Ajak Remaja Bersiap Jadi Pemimpin

Bupati Kembang Hartawan menekankan bahwa pembangunan fisik sekolah hanyalah sarana. Fokus utamanya adalah investasi jangka panjang pada sumber daya manusia.

“Jadi kita belajar tidak hanya membaca dan menghitung, tetapi juga belajar bagaimana menanamkan karakter jati diri pada anak-anak kita. Dan kita mulai dari taman kanak-kanak,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong masyarakat Desa Yeh Sumbul dan Yayasan Dwi Jnana Paramartha yang bergerak cepat dalam mewujudkan fasilitas pendidikan ini.

Berita Terkait:  Bangli Jadi Pilot Project Nasional, Pemkab Genjot Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

“Mudah-mudahan apa yang kita canangkan, pendidikan di Jembrana ini ke depan jauh lebih baik. Tentu kita ingin punya generasi emas, generasi masa depan, generasi pemimpin yang punya budi pekerti yang baik, punya karakter yang baik, juga untuk bisa mempertahankan adat, tradisi, budaya, agama Dresta Bali,” harap Bupati Kembang.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dwi Jnana Paramartha, Ni Sayu Putu Eni Ernawati, mengungkapkan bahwa berdirinya TK ini berawal dari semangat ngayah dan aspirasi krama Desa Adat Yeh Sumbul akan pentingnya pendidikan usia dini berbasis agama Hindu.

Berita Terkait:  Resmikan Bedah Warung, Bupati Kembang Apresiasi BUMDesma Asta Buana Sejahtera

“Harapan kami, pilar pendidikan agama Hindu dapat berkolaborasi dengan perkembangan teknologi. Ini adalah upaya menyiasati gempuran zaman dengan menanamkan nilai-nilai positif berdasarkan Dharma sejak dini,” jelas Eni Ernawati.

Kehadiran Pratama Widyalaya Paramartha Widya Kumara mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Hal ini terbukti dari jumlah pendaftar yang melampaui prediksi awal.

“Awalnya kita sediakan hanya 32 kursi, tapi ternyata pendaftar mencapai 45 anak. Untuk memfasilitasi semua anak, kita gunakan ruang guru sebagai ruang kelas,” tutupnya. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI