Ruang Sidang Kisruh Yayasan Dhyana Pura Diwarnai Isak Tangis

Kolase foto: Suasana persidangan lanjutan terkait kisruh dana Yayasan Dhyana Pura (YDP) menghadirkan saksi Ketua pembina YDP periode 2016-2020, yakni I Nengah Suama diwarnai isak tangis di PN Denpasar, Kamis (4/7/2024). (Sumber: barometerbali.com/213)

Denpasar | barometerbali – Suasana haru dibarengi isak tangis mewarnai sidang lanjutan kasus kisruh Yayasan Dhyana Pura (YDP) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (4/7/2024).

Dalam sidang kali ini pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Dewa Gede Rai Anom menghadirkan saksi I Nengah Suama selaku Ketua Pembina YDP periode 2016-2020.

Di hadapan Majelis Hakim dipimpin Putu Wiguna ini, Saksi I Nengah Suama yang juga sebagai pendeta ini, sempat menangis menyesalkan kenapa bisa ada kisruh yang seharusnya tidak perlu terjadi. Ia pun membeberkan secara terang benderang seperti apa kondisi yayasan selama dirinya menjabat sebagai Ketua Pembina.

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial di Bali

“Selama saya menjabat sebagai pembina, tidak pernah ditemukan adanya kejanggalan terkait dana yayasan. Saya merasa kondisi yayasan selama ini baik-baik saja tanpa ada permasalahan,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi itulah, dirinya sangat menyayangkan, kenapa permasalahan ini bisa terjadi. Padahal, awal didirikannya yayasan ini, adalah untuk kepentingan bersama.

Ia berharap kasus ini bisa segera diselesaikan oleh semua pihak yang berseteru dengan damai dan tidak berlarut-larut.

Berita Terkait:  Advokat Pumi Laporkan Anak Purnawirawan Perwira Menengah Polri

“Kami mohonkan kepada Hakim, agar bisa dibantu menyelesaikan masalah ini. Masalah ini kami harap bisa damai,” harap Suama.

Di sisi lain, Penasihat Hukum Terdakwa 1 (I Gusti Ketut Mustika), Sabam Antonius sempat kaget karena saksi yang menjabat sebagai Ketua Pembina periode 2016-2020 di Yayasan Dhyana Pura, menjelaskan sambil menangis. Yang mana dari penuturannya, bahwa untuk kepengurusan dari pengurus pada periode 2016-2020, sebenarnya tidak ada masalah dan semua baik baik saja.

Berita Terkait:  Sambut Libur Nataru Polresta Sidoarjo Pastikan Keamanan Stasiun Kereta Api

“Namun masalah timbul setelah masa jabatannya selesai dan melakukan pemilihan pengurus untuk periode 2020-2024,” kata Sabam didampingi tim yakni Rudi Hermawan SH., Anindya Primadigantari, S.H.,M.H, dan I Putu Sukayasa Nadi, SH.,MH dari dari kantor SYRA LAW FIRM.

Lebih lanjut Sabam menjelaskan ketika itu, mulai ada perpecahan antarsesama warga jemaat. Atas kondisi tersebut, saksi sebagai mantan Bishop merasa sedih melihat kondisi ini.

“Kami sebagai Penasihat Hukum melihat tangis tersebut adalah tangis yang tulus dan berbeda dengan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa sebelumnya,” tutup Sabam.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI