Foto: Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono (kanan) menggelar rapat bersama pejabat struktural untuk membahas berbagai persiapan dan kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas Kerobokan, Selasa (25/2/2025). (barometerbali/rah/pas)
Kerobokan | barometerbali – Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Suci Ramadhan, Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menggelar rapat bersama pejabat struktural untuk membahas berbagai persiapan dan kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas Kerobokan. Rapat ini diadakan guna memastikan bahwa momen Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat keagamaan dan mempererat tali persaudaraan antar warga binaan, Selasa (25/2/2025).
Kegiatan rapat dilaksanakan di ruang rapat Lapas Kerobokan, pejabat bersama Kalapas Kerobokan berdiskusi mendalam mengenai rangkaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan menjelang dan selama Ramadhan, mulai dari penyelenggaraan Terawih, Remisi Khusus, Kunjungan Keluarga hingga program Buka Bersama antarwarga binaan.
Dalam rapat tersebut, peserta rapat mengidentifikasi berbagai tantangan serta peluang untuk mengoptimalkan momen Ramadhan sebagai momentum pembinaan spiritual. Diskusi difokuskan pada upaya penyediaan fasilitas pendukung, penataan jadwal kegiatan keagamaan, serta koordinasi antar seksi untuk menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif bagi semua pihak di lingkungan Lapas.
“Kami berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual dan moral warga binaan. Kegiatan menjelang Ramadhan ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan disiplin yang sangat kami junjung,” ungkap Hudi Ismono.
Diharapkan, hasil rapat ini akan menghasilkan rangkaian kegiatan yang terintegrasi dan bermanfaat, sehingga momen Ramadhan dapat menjadi waktu yang produktif dan bermakna bagi seluruh warga binaan khususnya umat muslim.
“Langkah strategis ini sekaligus menunjukkan komitmen Lapas Kerobokan dalam mendukung program pembinaan yang holistik dan humanis, demi terciptanya lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif,” tutup Hudi Ismono. (rah)











