Sambut Ramadan Remaja LDII Rungkut Kidul Mengikuti Asrama Online

Foto: Hijriah remaja LDII PC Rungkut PAC Rungkut Kidul mengadakan asrama online dengan materi Al-Qur’an yang berlangsung di Aula Masjid Miftahul Huda Rungkut Kidul, Sabtu (8/3/2025). (barometerbali/redho)

Surabaya | barometerbali – Dalam mengisi kegiatan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah remaja LDII PC Rungkut PAC Rungkut Kidul mengadakan asrama online dengan materi Alquran yang berlangsung di Aula Masjid Miftahul Huda Rungkut Kidul, Sabtu (8/3/2025).

Pengajian asrama Alquran tersebut merupakan upaya LDII Rungkut Kidul, melaksanakan program pembinaan, untuk melahirkan generasi muda Tri Sukses yaitu alim-fakih, akhlakul karimah dan mandiri.

Berita Terkait:  Tim Creative MSP Sinergi Garda Law Firm Salurkan Sembako untuk Korban Longsor dan Kursi Roda

“Asrama Alquran ini sekaligus mengantisipasi terhadap perubahan zaman, yang bisa berdampak negatif terhadap keimanan dan ketakwaan kita,” kata Mas Didit, selaku Ketua Panitia.

Menurutnya, para pengurus membina warganya, dengan tujuan agar warga LDII tetap istiqomah dalam menunaikan kewajiban beribadah kepada Allah SWT. Sekaligus tetap menjalankan syariat agama Islam berdasarkan Alquran dan Alhadits yang dilaksanakan secara utuh/kaffah.

Mas Didit menambahkan, agar tetap bisa istiqomah dalam beribadah, maka diperlukan kepahaman agama yang kuat.

Berita Terkait:  “She Builds, She Leads, She Inspires”: Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Membentuk Masa Depan

“Yang hanya bisa diperoleh dengan cara memperbanyak tholabul ilmi atau mengaji, banyak mendengarkan nasihat, senantiasa bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang saleh, serta ridha terhadap aturan agama,” paparnya.

Menurutnya, Alquran merupakan pedoman dan tuntunan yang bersifat global untuk umat Islam. Kitab suci tersebut memberikan petunjuk untuk menjalankan kewajiban ibadah kepada Allah SWT.

“Sedangkan yang bersifat spesifik dan teknis amaliah kita harus mengaji Alhadits sebagai tuntunan dari Rasulullah SAW,” lanjut mas Didit.

Dengan mengaji Alquran, umat Islam mengetahui hukum, halal-harom, perintah-larangan, tata cara beribadah, bermuamalah, adab budi pekerti dan ber-akhlaqul karimah, meyakini adanya surga-neraka, “Bahkan mengetahui cerita atau kisah para nabi dan orang-orang terdahulu yang bisa kita ambil hikmahnya,” tuturnya.

Berita Terkait:  Koster Ajak Sinergi Lintas Sektor Cegah Peredaran Narkoba di Bali, Kuatkan Pengawasan Berbasis Desa Adat

Dengan adanya kegiatan asrama pengajian Alquran ini diharapkan, dapat melengkapi program “Lima Sukses Ramadan”, yakni sukses puasa Ramadan, qiyamul lail/shalat tarawih, tadarus Alquran, lailatul qodar pada saat sepuluh malam akhir Ramadan, dan kemudian disempurnakan dengan menunaikan kewajiban zakat fitrah dan zakat mal lainnya bagi yang telah nishab. (redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI