Barometerbali.com | Denpasar – Satu lagi kuliner yang wajib kalian coba saat ke Bali.
Ada banyak makanan khas Bali yang sangat direkomendasikan untuk wisatawan.
Sate lilit rupanya merupakan kuliner tradisional Bali.
Kuliner Sate lilit awal mulanya berasal dari Kabupaten Klungkung.
Namun, kini hidangan ini sudah banyak ditemukan di banyak lokasi di Bali, seperti Denpasar, Badung, Gianyar, dan lainnya.
Menu sate yang ada di Bali memiliki latar budaya yang sangat kuat.
Sate sebenarnya masuk dalam hidangan yang khusus dibuat untuk Upacara Galungan.
Sate lilit merupakan lambang dari senjata Dewa Brahma yang berupa gada.
Gada termasuk dalam jenis senjata pemukul yang digambarkan dengan bentuk ujung atas cembung bergelombang dan pangkal untuk sisi yang digenggam.
Bentuk senjata ini disimbolkan dengan bentuk sate lilit yang mengandung makna sebagai senjata untuk melawan dan menghancurkan pengaruh jahat.
Sate Lilit Bali adalah kuliner khas Bali berupa daging cincang (ikan, ayam, sapi, babi) yang dicampur kelapa parut, santan, dan bumbu rempah khas (bumbu genep) lalu dililitkan pada batang serai atau bambu pipih sebelum dibakar, menghasilkan aroma harum dan rasa gurih, pedas, manis yang kaya rempah, sering disajikan dengan nasi dan sambal matah. (ari)











