Satgas Khusus Unud Selidiki Kematian Mahasiswa Diduga Korban Bullying

IMG_20251020_152524
Pihak Universitas Udayana konferensi pers terkait kematian Timothy Anugerah Saputra, pada Senin (20/10/2025) (Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Universitas Udayana (Unud) Bali membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) untuk mengusut penyebab kematian Timothy Anugerah Saputra (22) yang diduga korban bullying.

Ketua Unit Komunikasi Publik (UKP) Unud, Ni Nyoman Dewi Pascarani mengaku Satgas PPKPT telah bergerak beberapa hari setelah mahasiswa Fakultas FISIP program studi Sosiologi itu ulah pati.

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa pihak Universitas, sejak Jumat (17/10) telah menugaskan Satgas PPKPT untuk melakukan pendalaman. Beberapa  mahasiswa pelaku ucapan nir empati telah dipanggil dan diperiksa,” ujar Dewi Pascarani saat konferensi pers di gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Universitas Udayana, Senin (20/10/2025).

Berita Terkait:  Ciptakan Lingkungan Layak Anak, Seniasih Giri Prasta: Orang Tua Garda Terdepan

Selain Satgas PPKPT, Unud juga membentuk tim pencari fakta yang terdiri dari beberapa unsur seperti ahli hukum dan psikolog.

“Tim ini bertugas untuk mengumpulkan dan menelaah data serta fakta mengenai aspek psikososial almarhum,” jelasnya.

Menurut Pascarani saat ini Satgas PPKPT telah memeriksa enam orang mahasiswa FISIP menyebarkan tindakan nir empati dan beberapa orang mahasiswa dari fakultas lain.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Ajak Dunia Jaga Pariwisata Bali Berbasis Budaya, Berkualitas dan Bermartabat

“Untuk proses pendalaman dari Satgas PPKPT menurut Peraturan Kementrian bahwa proses dilakukan secara tertutup sehingga kami juga tidak bisa mempublikasi mahasiswa yang dipanggil, tapi dipastikan sudah ada pemanggilan tadi oleh Satgas PPKPT,” jelasnya.

Pascarani menjelaskan bahwa Satgas dan tim ini akan menyusun rekomendasi kepada pimpinan Unud jika ditemukan terbukti dalang dibalik kematian mahasiswa Unud asal Badung itu karena perundungan.

Berita Terkait:  Wisatawan Asal Inggris Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Pantai Nyang-Nyang

“Kami mengecam keras segala bentuk ucapan, komentar atau tindakan nir empati perundungan, kekerasan verbal maupun tindakan tidak empatik baik di dunia nyata maupun di ruang digital karena tindakan ini bertentang nilai-nilai Tridarma Perguruan Tinggi dan etika akademik Universitas Udayana,”

Pihak Unud berharap publik bersabar menunggu hasil investigasi Satgas PPKPT dan tim pencari fakta.

“Kami berjanji dan berkomitmen akan mengawal kasus ini dan terus memberikan update terkait hasil dari Satgas PPKPT,” tandasnya. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI