Sebanyak 20 Sekehe Baleganjur Ngarap Getarkan Panggung Kasanga Festival

Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyaksikan Lomba Baleganjur Ngarap Sekehe Teruna se-Kota Denpasar serangkaian Kasanga Fest di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (22/3). (barometerbali/ags/rah)

Denpasar | barometerbali – Kasanga Festival Kota Denpasar Caka 1947 Tahun 2025 kembali menghadirkan Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar. Dimana, sebanyak 20 sekehe yang dibagi dalam dua hari penampilan turut menggetarkan Panggung Kasanga Fest di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (22/3). Sementara, lantaran kondisi cuaca, pelaksanaan hari kedua digelar di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar pada Minggu (23/3).

Berita Terkait:  Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Dugaan Pelanggaran Berat Hotel The Edge di Uluwatu

Pelaksanaan Lomba Baleganjur Ngarap STT tersebut disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama seluruh masyarakat yang telah memadati arena Kasanga Fest meski sempat diguyur hujan disertai angin kencang. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas pelaksanaan Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar ini. Tentunya hal ini merupakan ruang baru dalam berkesenian di Kota Denpasar, khususnya seni baleganjur ngarap ogoh-ogoh. 

Lebih lanjut dijelaskan, Baleganjur Ngarap saat ini sedang banyak digandrungi oleh yowana di Kota Denpasar. Hal ini terlebih identik digunakan untuk mengiringi pengarakan ogoh-ogoh. Tentunya ini menjadi angin segar dalam mendukung pengembangan seni di Kota Denpasar, terlebih Baleganjur Ngarap yang kian inovatif. 

Berita Terkait:  Hentikan Tragedi Bunuh Diri, Upacara Parisudha Jagat Digelar di Jembatan Tukad Bangkung

“Luar biasa karya Baleganjur Ngarap STT se-Kota Denpasar, tentu ini merupakan angin segar dalam mendukung kemajuan seni di Kota Denpasar, dan kedepan tentu dapat digunakan sebagai sarana mengiringi ogoh-ogoh saat malam pengerupukan,” ujarnya.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana mengatakan, Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya mewadahi kreatifitas seni baleganjur bagi yowana Kota Denpasar. Dimana, lomba ini mengedepankan sekehe sebunan atau yang merupakan anggota masing-masing sekehe teruna. 

Berita Terkait:  Jegog Spirit Festival 2025: 75 Sekaa Jegog Bergemuruh, Tiga Tokoh Legendaris Raih Lifetime Achievement

Dikatakannya, lomba ini diikuti oleh 20 sekehe yang merupakan STT se-Kota Denpasar. Dimana, lomba ini dilaksanakan selama dua hari yang nantinya akan memperebutkan Juara I, II dan III. 

“Semoga kedepan peserta terus bertambah dan dapat menjadi wahana kreasi serta dapat menjadi pengiring pengarakan ogoh-ogoh, serta lebih jauh dapat digunakan untuk ngayah di masyarakat,” ujarnya. (Ags/Rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI