Foto: Mendiang Ida Bagus “Lolec” Sura Kusuma saat masih aktif dalam kegiatan MICE. (Sumber FB: Wahyu Bali)
Denpasar | barometerbali – Berita duka datang dari keluarga besar Griya Telabah Denpasar. Seorang tokoh pariwisata yang getol memperjuangkan Bali sebagai tujuan wisata Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE), Ida Bagus Surakusuma (74) atau akrab disapa Gus Lolec (IB Lolec) berpulang ke alam baka.
Gus Lolec yang juga pelukis dan kartunis Tokoh asli Denpasar ini menghembuskan nafas terakhir pascaperawatan medis akibat kondisi lanjut usia, selama 13 hari di RS Surya Husadha pada Minggu, (2/7/2023), pukul 15.03 Wita
Pria kelahiran Geriya Telabah, Jl Thamrin Denpasar, 28 Oktober 1949 memulai bergelut di bidang pariwisata menjadi tour guide, selanjutnya menekuni bidang usaha biro perjalanan, bidang MICE termasuk cruise (kapal pesiar). Kiprahnya yang luar biasa untuk kepariwisataan di Pulau Dewata.
Ketika menjadi Tim Percepatan Kementrian Pariwisata RI tahun 2017, ia mulai menggenjot wisatawan MICE khususnya dari Eropa, Amerika dan Australia yang cenderung tertarik melakukan aktivitas MICE di Indonesia terutama Bali.
Sejumlah destinasi di Indonesia digenjot untuk mempersiapkan produk-produk MICE, termasuk aksesibilitas penerbangan. Ada 16 destinasi yang dipersiapkan, namun baru 5 yang diprioritaskan lebih dulu, seperti Tahun ini pemerintah pusat memprioritaskan 5 destinasi di antaranya, Medan, Jakarta, Bali, Makassar, dan Manado.
IB Lolec yang pernah dipercaya sebagai Konsul Polandia. pada tahun 2020 mengajukan pengunduran diri dengan alasan usia dan kesehatan, namun permohonan ini baru diberikan Pemerintah Polandia Tahun 2021. IB Lolec juga pensiun di Pacific World pada Maret 2020.
Lolec yang pernah menjadi Ketua INCCA Bali itu pernah meyakini masing-masing pasar memiliki karakter tersendiri. Misalnya, pasar Australia datang ke Bali melakukan kegiatan MICE pada Juni, Juli, Agustus, September dan Oktober. Sedangkan Amerika dan Eropa tergantung kondisi di negara masing-masing. Selain memiliki standarisasi venue MICE, IB Lolec juga mengajak meningkatkan tenaga MICE yang kuat dan andal.
Sebagai kartunis dan penulis, IB Lolec pernah menjadi kontributor Bali Post dan Bali Travel News, serta pernah mendorong agar kue pariwisata itu merata. Ia meyakini, kelangsungan Bali itu dijaga oleh masyarakatnya sendiri melalui perangkatnya, seperti aparat desa, kelian dinas, kelihan adat, pacalang (petugas keamanan adat) dan aparat lainnya. mereka itu, belum ada yang memikirkan.
IB Lolec juga sempat mengusulkan masing-masing daerah itu menawarkan destinasi yang berkualitas dan beda. Artinya, masing-masing wilayah tidak memiliki daya tarik yang sama, sehingga wisatawan memiliki alternatif untuk berwisata. “Buleleng kalau ingin maju harus mampu mengelola cruise, dan atraksi wisata pantai.
Dua usaha yang sempat dirintisnya, yakni Hotel Hadi Poetra dan Perusahaan Transport Lestari Budaya Bali (LBB) masih eksis dikelola manajemen.
IB Lolec meninggalkan seorang istri Ida Ayu Wiratini Utari, 3 anak dan 13 cucu. Hasil paruman (rapat) keluarga, Upacara Palebon almarhum akan berlangsung Senin (10/7/2023). Jenazah Alm IB Sura Kusuma (IB Lolec) akan dibawa dari rumah sakit ke rumah duka di Jl. Thamrin Gg 1/No. 10 A Denpasar pada Selasa (4/7/2023). Upacara Nyiramin Jumat (7/7/2023) dan acara Puncak Palebon/Ngaben, digelar Senin (10/7/2023).
Editor: Ngurah Dibia











