Foto: Bincang Santai Politik (BISTIK) oleh Semeton Prabowo Bali, Selasa (16/1/2024). (BB/212)
Denpasar | barometerbali – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Bincang Santai Politik (BISTIK) yang digagas oleh Semeton Prabowo Bali dengan menggandeng para generasi muda untuk lebih “Sadar Memilih, Bali Metaksu” jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
“Kegiatan ini positif sekali, bagaimana kedepan untuk menjaga Bali itu diperlukan kesadaran untuk memilih pemimpin yang berkomitmen menjaga pelestarian alam dan budaya Bali. Jangan sekedar ikut-ikutan teman suba kadung keto (sudah terlanjur gitu, red), suba kadung fanatik dengan warna ini, sekarang saatnya untuk memilih pilihan mana yang tepat untuk bangsa dan negara kedepan,” ujar De Gadjah saat membuka diskusi, Selasa (16/1/2024).
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini, memilih pemimpin bukan hanya untuk 5 tahun ke depan, namun juga untuk 20 tahun mendatang. Masyarakat, diharapkan jangan sampai memilih pemimpin yang salah atau hanya ikut-ikutan karena pilihan teman dan sudah tradisi berdasarkan warna partai politik tertentu.
“Kalau memilih Prabowo-Gibran, saya yakin negara kita akan semakin maju menuju Indonesia emas,” pungkasnya.
Sementara itu, Putu Asrinidevy alias Devy selaku sekjen Semeton Prabowo menyebut, kegiatan ini merupakan agenda yang sudah direncanakan, dengan narasumber diantaranya, Ida Bagus Yoga Adi Putra selaku Ketua DPC Gerindra Denpasar, Gusti Ayu Putu Ardaba Kory selaku Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Bali, dan Desak Gede Maya Agrevina, selaku Wakil sekretaris DPW PSI Bali, serta Akademisi Bali, Hendika Permana.
Devy memaparkan, diskusi mengambil tema yang telah disesuaikan dengan permasalahan di Bali. Selain memang dengan tujuan menanamkan pemahaman terkait program Prabowo-Gibran. Dirinya menilai tema menjadi topik diskusi ini cukup relevan untuk Bali kedepan.
“Selain tujuan kami memang untuk, istilahnya membumikan visi-misi Pak Prabowo dan mas Gibran, tentu tema ini kami pilih sesuai dengan isu yang ada di Bali. Seperti pemerataan ekonomi, lingkungan dan Bali yang ditargetkan jadi salah satu kota inovasi,” imbuhnya. (BB/212)











