Sirkuit All in One Layak Jadi Venue  International Kite Festival

Bupati Jembrana Nengah Tamba uji coba sekaligus pengecekan lokasi dilaksanakan oleh penggiat layang-layang Bali, di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (12/3/2023). (Kolase: BB/HumasJ/Ngr)

Jembrana | barometerbali – Sirkuit All in One di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana dinilai layak sebagai lokasi penyelenggaraan lomba layang-layang bertaraf internasional (International Kite Festival). Uji coba sekaligus pengecekan lokasi dilaksanakan oleh pegiat layang-layang Bali bersama Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Minggu (12/3/2023).

Berbagai layang-layang ukuran raksasa dengan bentuk tiga dimensi diterbangkan di sirkuit all in one seperti layang-layang berbentuk bayi, ikan, barong dan beberapa layangan tradisional. Sirkuit All in One dikatakan sangat cocok untuk penyelenggaraan festival layang-layang, hal tersebut diungkapkan anggota Bali International Kite Comite, Ida Bagus Ugrasena saat menjajal Sirkuit All in One.

Berita Terkait:  HUT ke-38 WHDI Bali, Koster Titipkan 3 Hal Penguatan Pelestarian Budaya Bali

“Saya rasa yang terbaik di Bali karena representatif sekali. Kita punya lapangan tetap, tinggal buat jadwal yang tetap jadi kita mengundang orang seluruh dunia sudah pasti, saat ke Bali pasti Jembrana,” ucapnya.

Ugrasena mengatakan Sirkuit All in One memiliki potensi yang tinggi untuk pelaksanaan berbagai event, hanya perlu menyiapkan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Karena yang siap disini, tempat bagus dan sunset yang indah tinggal kita siapkan untuk standar internasional,” imbuhnya.

Pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana merencanakan akan menggelar event layang-layang internasional di Sirkuit All in One pada bulan Juli mendatang. Pihaknya pun akan mengundang penggemar layang-layang dari berbagai negara untuk ikut berpartisipasi.

Berita Terkait:  Rumah Warga Berangbang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Api Dupa

“Kita rencanakan event di Jembrana pada bulan Juli, saya berangkat ke Itali bulan April-Mei, lalu kita akan ajak seluruh Eropa, nanti start kita dari Itali, lalu ke Swiss, Belgia, dan Jerman setelah itu bulan Oktober kita South Africa, jadi saya undang mereka agar hadir di Jembrana,” ucapnya.

Ia pun mengatakan akan mempromosikan Jembrana saat mengikuti event-event internasional di berbagai negara yang akan dikunjunginya. Tidak hanya tentang layang-layang saja, termasuk tradisi dan budaya yang ada di Jembrana.

Berita Terkait:  Longsor Tutup Jalan Kabupaten Andonosari–Janjangwulung, Akses Sempat Terganggu

“Besok kita akan ke Itali, di Itali nanti kita promosikan lagi sambil membawa layangan dari Jembrana, kita promosikan kain tenun dan semua tradisi di Jembrana kita promosikan ke dunia,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Tamba sangat berharap agar event layang-layang internasional dapat dilaksanakan di Jembrana, pihaknya siap menjadikan sirkuit All in One untuk memenuhi standar internasional.

“Kita berharap seperti itu, kita sebagai tuan rumah menyediakan sirkuit dan tentu dukungan-dukungan yang dibutuhkan menjadi standar untuk event internasional Layang-layang. Pemerintah Kabupaten Jembrana sangat siap dan mengharapkan sekali festival layang-layang dunia itu bisa diselenggarakan di Sirkuit All in One Kabupaten Jembrana,” harapnya. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI