Barometer Bali | Tabanan – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tabanan kembali menggelar Penglukatan Banyupinaruh Massal di Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Minggu (7/9/2025). Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi SMSI Tabanan bersama Yayasan Bhakti Yoga Dharma sebagai wujud literasi keagamaan dan spiritual.
Acara ini merupakan pelaksanaan kedua setelah tahun sebelumnya sukses digelar dengan antusiasme masyarakat. Ratusan pelajar SD, SMP, serta warga umum hadir untuk mengikuti prosesi penglukatan usai merayakan Hari Saraswati.
Prosesi dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Rsi Agung Wita Darma dari Griya Tegal Mengkeb dan Ida Pandita Manik Mas dari Griya Bajra. Pembukaan acara diwakili oleh Plt. Asisten II Setda Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana.
Hadir pula perwakilan Anggota DPD RI Komang Merta Jiwa, Anggota DPRD Tabanan I Made Muskada, Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Dewa Made Paramantara, Camat Selemadeg Timur I Wayan Sudiarta, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua SMSI Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, menyampaikan bahwa selain kegiatan rutin, SMSI juga mengembangkan sejumlah program sektoral untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Praktik Baik Literasi Media, Literasi dan Pengabdian Yadnya, serta program sosial dan kemanusiaan.
“Syukurnya, semua program bisa berjalan sesuai agenda. Kampanye Praktik Baik Literasi Media, misalnya, rutin kita gelar setiap bulan. Untuk Literasi dan Pengabdian Yadnya, ada yang bersifat bulanan dan ada pula yang digelar setiap satu wuku atau 210 hari sekali,” jelas Ariasa yang juga owner Suara Tabanan.
Ia menambahkan, SMSI Kabupaten Tabanan merupakan satu-satunya organisasi media yang memiliki badan khusus untuk mengelola program sektoral, yaitu Badan Literasi Media Nayaka Tattwa.
“Badan ini diisi SDM kompeten, mulai dari budayawan, psikiater, praktisi hukum, hingga tokoh agama,” pungkas Ariasa. (red)











