Tanggapi Insiden Nyepi di Loloan Timur, Koster Bakal Temui NU dan MUI

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster saat dimintai tanggapannya terkait insiden Nyepi di Loloan Timur, Jembrana di Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (2/4/2025)(barometerbali/rian)

Denpasar I Barometer Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi terkait insiden saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka1947/2025 di Desa Loloan Timur, Jembrana, Bali yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut menuai beragam komentar warganet karena dianggap menodai keheningan umat Hindu yang sedang melaksanakan Catur Brata Panyepian.

Berita Terkait:  Belasan OTK Serang Kantor BPJS Kesehatan Denpasar, Pasang Spanduk 'Walikota Pembohong'

Koster mengatakan, pihaknya berencana akan bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU) Bali dan tokoh-tokoh lintas agama lainnya untuk membahas terkait insiden Nyepi 2025 di Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu.

“Saya akan bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh-tokoh umat muslim, termasuk juga organisasi lainnya. Saya akan mengajak duduk bersama untuk membahas hal-hal seperti itu seperti di Jembrana kemarin,” ucap Koster di Gedung Gajah Jaya Sabha, Rabu (2/4/2025).

Berita Terkait:  Bali Jadi Lokasi Kedua Uji Coba Digitalisasi Bansos Berbasis DPI, Target Nasional Oktober 2026

Menurut Koster, insiden Nyepi di Loloan Jembrana harus disikapi dengan bijaksana. Karena itu pentingnya rembuk bersama dengan tokoh-tokoh lintasagama terkait hal tersebut. Ia menekankan akan menyelesaikan masalah tanpa masalah.

“Tentu kita harus menyikapi dengan cara yang baik biar tidak menimbulkan persoalan, jangan sampai menyelesaikan masalah menimbulkan masalah baru, kita harus menyelesaikan masalah tanpa masalah,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Buka Seminar Aksara Kawi, Putri Koster Tegaskan Perbedaan Budaya adalah Kebanggaan yang Harus Dirawat

Untuk diketahui, saat Nyepi tepatnya pada Sabtu (29/3/2025) lalu, masyarakat di Jalan Katu Lampo, Lingkungan Loloan Timur, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali tetap melakukan aktivitas normal. Hal itu menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Untuk itu Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jembrana pun telah meminta maaf atas insiden tersebut. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI