Barometer Bali | Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Kelurahan Ubung, Denpasar, Minggu (14/9/2025). Kunjungan tersebut diwarnai momen haru ketika Koster menjumpai seorang bayi berusia 7 bulan yang harus bertahan di tempat pengungsian bersama orang tuanya.
Merasa prihatin, Koster menilai bayi tersebut terlalu rentan jika terlalu lama tinggal di lingkungan serba terbatas. “Bayi seusia ini sangat rentan. Saya ingin keluarga ini bisa segera pindah ke tempat yang lebih layak. Bantuan ini agar bisa langsung dipakai untuk mencari kost,” ujarnya penuh empati.
Tanpa menunda, Gubernur Koster langsung memberikan bantuan tunai kepada keluarga bayi itu agar dapat menyewa tempat tinggal sementara yang lebih aman dan nyaman.
Selain itu, seluruh warga terdampak banjir di pengungsian juga mendapat bantuan tunai dengan nominal bervariasi: Rp2 juta untuk yang belum berkeluarga, Rp4 juta bagi pasangan tanpa anak, dan Rp4,5 juta bagi keluarga dengan anak. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp45 juta.
Kebijakan spontan Gubernur Koster disambut haru oleh para pengungsi. Mereka mengaku tidak menyangka akan mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di Bali itu. “Kami benar-benar tidak menyangka akan mendapat bantuan langsung dari Pak Gubernur. Ini sangat meringankan beban kami,” ungkap salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Tindakan cepat Koster dinilai menjadi bukti nyata kepedulian seorang pemimpin yang hadir langsung di tengah warganya, memberi solusi konkret, terutama bagi mereka yang paling rentan terdampak bencana. (rah)











