Barometer Bali | Tabanan — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Tim Leader Singapore Bhinneka Capital (SBC) bersama Yatim Piatu Anatha Nusantara (Yapindu) melalui kegiatan bakti sosial di Desa Kerambitan, Tabanan. Tidak hanya menyalurkan paket bantuan, mereka juga hadir berinteraksi langsung, memberi perhatian dan ruang kehangatan bagi anak-anak yatim-piatu.
Ketua Perwakilan SBC sekaligus Ketua Yapindu Tabanan, I Putu Sunaryana, menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut lahir dari dorongan untuk menebar kasih yang tulus. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir sepenuh hati.
“Kami percaya bahwa setiap bentuk kebaikan lahir dari kasih. Investasi terbesar adalah ketika kita bisa menjadi berkat bagi sesama. Kami menyalurkan bantuan 25 paket sembako kepada anak anak yatim-piatu di luar panti asuhan. Setiap bentuk kebaikan lahir dari kasih. Investasi terbesar bukan sekadar materi, tetapi ketika kita bisa menjadi berkat bagi sesama,” paparnya didampingi Antoni, Investor dan Tim Leader SBC Sulawesi Utara, serta Kusmawan AK, Sekretaris Yapindu Pusat di Kantor Desa Kerambitan, Tabanan, Minggu (16/11/2025).
Dalam kesempatan itu, pihak SBC menyalurkan paket sembako berisi beras, telur, minyak goreng, mie instan, susu, makanan ringan, sirup penunjang stamina, serta bantuan dana tambahan dan dukungan dari Dinas Sosial Kabupaten Tabanan.
“Kegiatan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap kasih yang kami bawa dapat menjadi cahaya kecil bagi mereka yang menerimanya,” harap Sunaryana yang akrab disapa Cik Liong.
Antoni menambahkan bahwa Singapore Bhinneka Capital merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jual beli saham pasar modal berbasis di Singapura dan memiliki jaringan internasional, termasuk di berbagai wilayah Indonesia dan Bali. Menurutnya, komitmen sosial adalah bagian dari nilai perusahaan yang harus diwujudkan di tengah masyarakat.
Bakti sosial ini mendapat apresiasi dari Putu Arya, Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tabanan.
“Kami memberikan apresiasi yang mendalam atas sinergi Yapindu dan SBC dalam membantu anak yatim piatu di Tabanan, khususnya wilayah Kerambitan. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan anak-anak,” jelasnya.
Tak hanya pihak pemerintah, salah satu warga masyarakat setempat Kadek Sutama juga memberikan tanggapan positif. Ia menilai kehadiran SBC dan Yapindu memberi dampak moral bagi masyarakat.
“Aksi seperti ini menumbuhkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang mulai pudar. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi lembaga atau komunitas lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, pemerhati anak dan sosial, Humas Yapindu Bali, Panca Wardani yang juga memandu acara bakti sosial tersebut menyampaikan bahwa kehadiran langsung para donatur memiliki nilai psikologis bagi anak panti.
“Bagi anak yatim piatu, yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi rasa diperhatikan. Ketika mereka merasa dilihat dan dihargai, itu membentuk kepercayaan diri dan rasa aman,” kata Panca.
Di sisi lain, anak-anak penerima bantuan tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
“Terima kasih banyak atas bantuan dari SBC dan Yapindu. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucap Agung Pertama.
“Semoga makin sukses dan bisa terus membantu anak-anak seperti kami,” tambah Ayu Putri.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, kegiatan bakti sosial ini menjadi gambaran nyata bahwa kasih dan kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. SBC dan Yapindu berkomitmen menjadikan kegiatan berbagi ini sebagai agenda berkelanjutan demi memberi harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. (rah)











