Tim Task Force FIBAA FH Unud Rapat Persiapan Akreditasi Internasional FIBAA dan AUN-QA

Rapat Persiapan Akreditasi Internasional FIBAA dan AUN-QA, di Aula Gedung Pasca Sarjana Kampus Sudirman Denpasar, Kamis (29/12/2022). Foto: fh/unud

Denpasar | barometerbali – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Rapat Persiapan Akreditasi Internasional Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) dan Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA), di Aula Gedung Pasca Sarjana Kampus Sudirman, Denpasar Kamis (29/12/2022).

Rapat dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P., kemudian rapat dipimpin oleh Ketua LP3M Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr., Sc., Ph.D, dan didampingi Sekretaris LP3M Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA. 

Berita Terkait:  SNBP 2026 Berubah Total! Nilai Rapor Tak Lagi Cukup, Ini Strategi Rahasia agar Tetap Lolos

FIBAA merupakan akreditasi internasional yang pertama kali diikuti oleh Unud sedangkan AUN-QA sudah berhasil diikuti oleh beberapa Prodi di Unud, yaitu Sastra Inggris, Ekonomi Pembangunan, Teknik Mesin dan Ilmu Kedokteran Hewan. 14 Prodi di Unud mengikuti akreditasi internasional, di antaranya Prodi Sarjana (S1) Ilmu Hukum, Magister (S2) Ilmu Hukum dan Doktor (S3) Ilmu Hukum FH Unud.

Rapat kali ini mengundang para Dekan, Kepala Lab Bahasa, Koprodi, Ketua Task Force dan Tim LP3M dari 4 Fakultas bidang sosial humaniora yang mengikuti FIBAA (Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pariwisata). Fakultas Hukum diwakili oleh Ketua Task Force Prodi Sarjana (S1) Ilmu Hukum dan Ketua Task Force Prodi Magister (S2) Ilmu Hukum.

Berita Terkait:  ODL SLTP di Krian Diduga Menyimpang, Disorot Jadi Wisata Berkedok Pendidikan

“Agenda rapat membahas lampiran dokumen yang harus dilengkapi untuk penyusunan Self Evaluation Report (SER). Ada beberapa dokumen universitas sehingga ini harus ada keseragaman bagi ke-14 Prodi di Unud yang mengikuti FIBAA,” ungkap Sujaya.

Selain itu juga diperlukan dokumen-dokumen dari fakultas dimulai dari Rencana Strategis (Renstra), Buku Pedoman, Data Statistical mengenai jumlah pelamar, jumlah mahasiswa yang diterima, persentase jumlah mahasiswa perempuan, persentase jumlah amahasiswa asing, daya tamping lulusan, jumlah lulusan, rata-rata jangka waktu studi, nilai/predikat kelulusan dan dokumen lainnya.

Berita Terkait:  Di Lahan Milik Pemprov Bali 5,6 Hektar, Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

“Dokumen evaluasi diri untuk FIBAA akan di-submit pada bulan April 2023 dan AUN-QA pada bulan Mei 2023. Upaya Unud mengikuti berbagai akreditasi internasional untuk menuju internasionalisasi, pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH),” tutup Sujaya. (BB/501)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2435-Tim-Task-Force-FIBAA-FH-UNUD-mengikuti-Rapat-Persiapan-Akreditasi-Internasional-FIBAA-dan-AUN-QA.html

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI