Tinjau MPLS, Bupati Kembang Minta Ciptakan Suasana Sekolah yang Ramah dan Bebas Perploncoan

InCollage_20260713_153215593_HDp35Lvg3X
Foto: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan kunjungan langsung ke sekolah untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026) di SDN 3 Dauhwaru dan SMPN 1 Negara. (barometerbali/rah/pro)

Barometer Bali | ​Jembrana – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan kunjungan langsung ke sekolah untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026) di SDN 3 Dauhwaru dan SMPN 1 Negara. Kunjungan ini sengaja dilakukan guna memastikan proses adaptasi bagi siswa baru berjalan dengan nyaman, dan menyenangkan.

Bupati Kembang menekankan pentingnya peran aktif para guru dalam membimbing siswa baru. Ia meminta pihak sekolah tidak hanya mengenalkan fasilitas internal, tetapi juga lingkungan di sekitar sekolah agar para siswa memiliki pemahaman yang utuh.

Berita Terkait:  Salurkan Dana Hibah, Bupati Kembang Tekankan Akuntabilitas dan Swadaya Masyarakat

“Para guru diharapkan memperkenalkan lingkungan sekolah secara detail kepada siswa baru. Tidak hanya lingkungan di dalam sekolah, tetapi juga perkenalkan lingkungan di sekitar sekolah agar anak-anak kita betul-betul mengenali tempat mereka belajar. Termasuk juga mengenal para guru satu per satu,” ujarnya di sela-sela kunjungannya.

Bupati Kembang juga memberikan motivasi besar kepada para siswa baru agar tidak takut untuk menggantungkan mimpi setinggi langit sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.

​”Adik-adik harus bisa bermimpi besar, harus punya cita-cita yang tinggi. Saya berharap dari tempat ini kelak lahir orang-orang yang sukses,” tambahnya.

Berita Terkait:  Apresiasi Hari Bhayangkara, Bupati Kembang Acungi Jempol Gerak Cepat Polisi Amankan Penipu Catut Nama Presiden

Menutup arahannya, Bupati Kembang memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran pendidik untuk mengubah paradigma lama masa orientasi sekolah. Ia menginstruksikan agar segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik dihilangkan dari dunia pendidikan.

“Saya berharap kepada para guru, ciptakan suasana yang ramah. Tidak seperti dulu yang identik dengan galak, apalagi sampai ada perploncoan. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang nyaman bagi anak-anak kita,” tegasnya.

Berita Terkait:  Kebijakan Inflasi Badung Diimplementasikan di Banjar Penyarikan

Pihaknya juga memberikan instruksi khusus kepada panitia OSIS agar menjadi pelindung bagi adik kelas mereka. “Ciptakan suasana yang ramah. Tidak ada lagi bullying (perundungan) atau perploncoan, agar adik-adik kita senang bersekolah dan akhirnya cita-cita mereka bisa tercapai,” tutupnya.

Dengan dimulainya MPLS yang edukatif dan ramah anak ini, Pemerintah Kabupaten berharap mutu pendidikan dapat terus ditingkatkan, dimulai dari kesan pertama yang positif bagi para siswa baru di hari pertama mereka bersekolah. (pro/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI