Togar Situmorang Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum FH Unud

IMG_20220501_081540
Togar Situmorang dalam Ujian Terbuka Doktoral Ilmu Hukum Unud, DenpasarKamis (28/4/2022). Foto kolase/und

Denpasar | barometerbali –Program Studi Doktor (S3) Ilmu Hukum, Fakultas Hukum (FH) Unud kembali menyelenggarakan Promosi Doktor dengan promovendus Togar Situmorang pada Kamis, 28 April 2022 secara hybrid (online dan offline) bertempat di Aula FH Unud, Denpasar.

Togar Situmorang SH., MH., MAP., CLA., merupakan seorang advokat dengan kemantapannya berkuliah di Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH Unud berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat memuaskan.

Ujian terbuka dipimpin langsung Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana, Dr. Putu Gede Arya Sumertayasa, SH., M.H. serta selaku Promotor 1: Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH.,M.Hum. dan Promotor 2: Dr. I Ketut Westra, S.H., M.H. Togar Situmorang berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaturan Obligasi  Daerah Sebagai Sumber  Daya Pembangunan Daerah”.

Berita Terkait:  Perkuat Sinergi Pendidikan, Dewan Pendidikan Bangli Gelar Evaluasi Tahun 2025
Advokat Togar Situmorang SH., MH., MAP., CLA kini berhak menyandang gelar Doktor di depan namanya (BB/ist)

Dalam Disertasi-nya Togar Situmorang mengungkapkan pertama, Obligasi Daerah adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah daerah yang ditawarkan kepada publik melalui penawaran umum di pasar modal. Pemerintah daerah yang menerbitkan Obligasi Daerah berkewajiban membayar bunga secara berkala sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan.

“Tujuan dari penerbitan Obligasi Daerah adalah untuk membiayai suatu kegiatan investasi sektor publik yang menghasilkan penerimaan  dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Togar.

Berita Terkait:  Saksikan Penandatanganan Kontrak Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem, Gubernur Bali harap Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan

Kedua menurutnya, mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia No. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Dana di Pemerintah Daerah masih sangat terbatas perlu adanya alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan dana, salah satunya ialah Obligasi Daerah.

“Salah satu inovasi pertimbangannya atas keterbatasan dana dan keterbatasan sumber daya manusia di Bali pelaksanaan Obligasi Daerah, suatu inovasi aturan bagi  pemerintah pusat bukan hanya benda dan barang yang proyek peruntukan Obligasi Daerah dijadikan jaminan, namun perlu pula jaminan berupa kebudayaan yang menghidupkan perekonomian pariwisata Bali,” terang Togar. 

Berita Terkait:  LSPR Institute Sabet Dua Penghargaan Bergengsi pada Anugerah Diktisaintek 2025
Suasana ujian terbuka Doktoral Togar Situmorang dalam Ilmu Hukum Unud (BB/und)

Dijelaskan lagi, jika kebudayaan dapat ditakar bentuk sebuah nilai yang tidak tampak jaminan Obligasi Daerah di Bali.

“Obligasi Daerah layak untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali sebagai penunjang pendanaan dan pembangunan struktur dan infrastruktur, yang tiada lain untuk menumbuhkembangkan pariwisata kembali,” pungkas Togar. BB/501)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas950-Togar-Situmorang-Meraih-Gelar-Doktor-dalam-Ujian-Terbuka-Program-Doktor-Ilmu-Hukum-FH-UNUD.html

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI