Barometer Bali | Denpasar – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan dengan menyasar banjar-banjar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian Compost Bag ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Banjar Pande, Kelurahan Renon dan Banjar Antap, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (10/3) sore.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan.
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang hadir di Banjar Pande dan Antap, menyampaikan, sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan akan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya dari skala rumah tangga.
Ayu Kristi juga menekankan, sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.
“Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar,” kata Ayu Kristi.
Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi, mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk semangat gotong royong dan kepedulian kolektif yang diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.
“Selain pembagian Compost Bag kami juga memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah,” jelas Ayu Kristi.
Lurah Renon, I Gede Suweca, mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.
“Hari ini kami membagikan masing-masing 175 buah komposter Banjar Pande Renon. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter di wilayah renon kurang lebih 3.003 komposter. Sehingga nantinya pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal,” ungkapnya.
Hal serupa juga diungkapkan Lurah Panjer, Putu Wisnu Wardana, untuk di Banjar Antap Panjer diberikan 50 buah komposter. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter di wilayah Panjer kurang lebih 6.898 komposter. (ays/rah)










