TPID Denpasar Gelar Pemantauan Ketersediaan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri

Foto: TPID Kota Denpasar kembali melaksanakan pemantauan ketersediaan dan harga pangan pokok strategis di Pasar Agung serta UD Sumber Pangan Gatsu pada Senin (3/4/2024). (Sumber: BB 215/Ayu).

Denpasar| barometerbali – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar kembali melaksanakan pemantauan ketersediaan dan harga pangan pokok strategis di Pasar Agung serta UD Sumber Pangan Gatsu pada Senin (3/4/2024).

Pemantauan tersebut dilaksanakan guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan di pasaran dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Hari Raya Idul Fitri.

Berita Terkait:  Pemkab. Badung Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda

Pelaksanaan pemantauan tersebut dipimpin Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, SE, didampingi oleh Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, Andri Yudhi Supriadi, serta anggota TPID Kota Denpasar.

Putra Sarjana mengatangkan, pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya TPID dan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan stabil menjelang perayaan Idul Fitri. Sehingga menjelang hari besar keagamaan tidak terjadi kelangkaan pangan dan lonjakan harga. Selain itu, pemantauan ini juga dilkasanakan untuk mendukung optimalisasi pengendalian inflasi di Kota Denpasar.

Berita Terkait:  Kemenkeu Serahkan Hibah Tanah Bangunan Kantor Pemerintah kepada Pemkot Denpasar

“Jadi pemantauan ini adalah untuk memastikan ketersediaan stok, stabilitas harga dan mendukung pengendalian inflasi berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujar Sarjana.

Dikatakan Putra Sarjana, dari hasil pemantauan di UD. Sumber Pangan Gatsu dan Pasar Agung, stok kebutuhan pangan tergolong aman. Dimana, secara keseluruhan harganya termasuk stabil meskipun ada beberapa bahan kebutuhan mengalami kenaikan.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkab Tabanan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket di Lapangan Alit Saputra

Adapun beberapa komoditi mengalami kenaikan harga yakni harga daging ayam ras naik dari Rp 38 ribu menjadi Rp 40 ribu, sedangkan harga cabe merah turun dari Rp 48 ribu menjadi Rp 40 ribu, dan harga tomat dari Rp 30 hari menjadi Rp 35 ribu. “Dari pemantuan yang dilakukan diharapkan harga selalu stabil dan kebutuhan bahan pokok terpenuhui,” pungkas Sarjana.

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI