Barometer Bali | Denpasar – Tim SAR gabungan Polda Bali berhasil menemukan lima orang korban meninggal dunia akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Hingga Rabu (10/9/2025) pukul 18.00 Wita, enam orang lainnya masih dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandhy, menyampaikan identitas korban meninggal dunia sebagai berikut:
1. Ni Wayan Lenyod (perempuan), ditemukan di Taman Pancing dan telah teridentifikasi.
2. Mrs. X (perempuan), ditemukan di Benoa.
3. Nadira (perempuan), ditemukan di Taman Pancing, telah teridentifikasi dan sudah dijemput keluarga.
4. Endang Cahyaning Ayu (perempuan), ditemukan di Uma Alas dan diidentifikasi di RSUD Mangusada.
5. Rio Saputra (laki-laki, 20 tahun), ditemukan di Kali Ubung, sudah teridentifikasi.
Sementara itu, enam orang yang dilaporkan masih hilang dan diduga menjadi korban banjir adalah:
-
- Made Suwitri (perempuan, 43 tahun)
- Tasnim (perempuan, 54 tahun)
- Farwa Husein (laki-laki, 32 tahun)
- Maimunah (perempuan)
- Ni Ketut Merta (perempuan)
- Ni Nyoman Sari (perempuan)
Ariasandhy menambahkan, seluruh jenazah korban yang ditemukan telah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah. Polda Bali membuka Posko DVI Ante Mortem di rumah sakit tersebut, dengan tim Dokpol yang siaga 24 jam untuk membantu proses identifikasi.
“Kami mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya akibat banjir di wilayah hukum Bali agar segera menghubungi Posko DVI di RSUP Prof. Ngoerah Sanglah. Tim kami siap melayani masyarakat kapan saja,” ungkap Ariasandhy.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar tidak ada lagi korban tambahan. “Kita semua berharap korban tidak bertambah lagi dan bencana alam seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Ariasandhy. (rah)











