Tren Investasi Properti di Bali, Tabanan Kini Jadi Primadona

BB MEI F 31 A
Ilustrasi Proyek NPG Indonesia di Bali, khususnya di wilayah Tabanan. (barometerbali/dok.istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Bali terus menunjukkan daya tarik sebagai destinasi investasi properti.

Peningkatan kunjungan wisatawan, ditambah fokus pemerintah pada pariwisata berkualitas, mendorong lonjakan pembangunan properti di Pulau Dewata.

Wilayah seperti Canggu, Seminyak, dan Ubud mengalami kenaikan harga residensial.

Namun, tren baru menunjukkan pergeseran minat investasi ke kawasan Bali barat seperti Seseh, Kedungu, Cemagi, Nyanyi, dan Pererenan.

Lokasi-lokasi ini dinilai menawarkan keseimbangan antara alam dan infrastruktur modern, menarik generasi muda dan investor yang mencari ketenangan serta prospek jangka panjang.

Menurut riset Knight Frank, Bali termasuk 10 besar tujuan investasi rumah kedua bagi kalangan kaya dunia, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 7,5% sejak 2021 dan tingkat hunian rata-rata 75%.

Berita Terkait:  5 Daya Tarik Bali Jadi Destinasi Pernikahan Favorit Selebritis Tanah Air maupun Mancanegara

Tabanan menjadi salah satu kawasan dengan potensi besar, bahkan melampaui Seminyak dan Ubud dalam indeks permintaan properti pada 2021.

Evgeny Obolentsev, General Manager NPG Indonesia, menilai lokasi adalah faktor utama dalam investasi jangka panjang.

Ia menyoroti Nyanyi yang ada di Kabupaten Tabanan sebagai contoh kawasan yang kini naik daun.

Dikenal dengan pantai berpasir hitam dan ombak besar, Nyanyi menawarkan lingkungan alami dan prospektif.

“Kawasan Nyanyi telah menjadi hidden-gem bagi mereka yang mencari kehidupan yang lebih dekat dengan alam. Tren saat ini adalah ke arah alam, keasrian lingkungan, dan suasana damai dengan semua infrastruktur yang dibutuhkan di dekatnya,” kata Evgeny dalam keterangannya, Senin 5 Mei 2025.

Berita Terkait:  Bisa Dicoba Nih! 5 Tips Workation Produktif sambil Menikmati Liburan

Di kawasan ini, berdiri Nuanu Creative City—kompleks visioner seluas 44 hektare (ha) yang menjadi pusat komunitas kreatif dan berkelanjutan.

Di kawasan ini, NPG mengembangkan Ecoverse, kompleks hunian premium yang terdiri dari 35 unit apartemen dan 16 townhouse (2–3 lantai).

Hunian ini berstatus leasehold 28 tahun, dengan opsi perpanjangan 30 tahun.

Berita Terkait:  Diskominfo Tabanan Gelar Monev KIP dan Apresiasi Desa 2026, Dorong Tata Kelola Transparan

Sebagai pengembang, NPG Indonesia menekankan prinsip keberlanjutan dalam setiap proyeknya.

Ecoverse dilengkapi fasilitas lengkap seperti kolam renang olympic 25 meter, gym, restoran, parkir bawah tanah, serta kendaraan buggy listrik untuk mobilitas ramah lingkungan.

Proyek Ecoverse tercatat sudah terjual 75% dan menjadi satu-satunya di kawasan Nuanu yang memiliki fasilitas parkir bawah tanah.

Evgeny menegaskan bahwa NPG berkomitmen pada keberlanjutan dan kualitas bangunan, termasuk memberikan garansi struktur hingga 25 tahun.

“Kami ingin memastikan investasi konsumen tetap aman dan bernilai dalam jangka panjang,” pungkasnya. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI