Barometer Bali | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Tsunami Sedunia, United Nations Development Programme (UNDP) bersama Pemerintah Jepang menggelar Tsunami Amazing Race di Kelurahan Serangan, Denpasar, Bali. Kegiatan ini terselenggara melalui Regional Tsunami Project bekerja sama dengan BPBD Provinsi Bali dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Bali, Sabtu (1/11/2025).
Lebih dari 300 peserta terdiri atas siswa, masyarakat, relawan, dan aparat pemerintah terlibat dalam lomba edukatif yang bertujuan memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bahaya tsunami.
Peserta dibagi dalam 20 tim dan menempuh enam pos tantangan yang menguji kemampuan mengenali tanda bahaya, membaca peringatan dini dari BMKG, serta melakukan evakuasi menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES). Di lokasi yang sama, anak-anak TK dan SD mengikuti lomba mewarnai bertema kesiapsiagaan tsunami.
Lurah Serangan Ni Wayan Sukanami, Ketua FPRB I Putu Suta Wijaya, dan perwakilan Kedutaan Besar Jepang Itsuki Nishizawa hadir memberikan apresiasi kepada para peserta.
“Kesiapsiagaan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak belajar dengan melakukan, dan itu membentuk ingatan yang kuat,” ujar Suta Wijaya.
Perwakilan Kedubes Jepang menegaskan komitmen Jepang bersama UNDP untuk terus membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi bencana.
Hari Kesadaran Tsunami Sedunia yang diperingati setiap 5 November merupakan inisiatif Jepang yang disahkan oleh PBB pada 2015. Peringatan ini mengajak seluruh dunia untuk memahami risiko tsunami dan pentingnya kesiapsiagaan.
Melalui kegiatan seperti Tsunami Amazing Race, masyarakat Bali menunjukkan bahwa edukasi dan aksi nyata dapat berjalan beriringan, membentuk budaya sadar bencana yang kuat lintas generasi. (red)











