Tumpek Uye Diperingati Sekala-Niskala di Jembrana, Dipusatkan di Pura Dang Kahyangan Jati

InCollage_20260207_180346139_omEVo8Dc9B
Foto: Pemerintah Kabupaten Jembrana memperingati Hari Raya Tumpek Uye atau Tumpek Kandang secara sekala dan niskala yang dipusatkan di Pura Dang Kahyangan Jati, Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Sabtu (7/2). (barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana memperingati Hari Raya Tumpek Uye atau Tumpek Kandang secara sekala dan niskala yang dipusatkan di Pura Dang Kahyangan Jati, Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Sabtu (7/2). Peringatan hari suci yang jatuh setiap Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dihadiri langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna serta jajaran OPD Pemkab Jembrana.

Berita Terkait:  Diterjang Angin Puting Beliung, Rumah 14 KK Penyaringan Rusak

Perayaan Tumpek Uye kali ini dilaksanakan melalui dua rangkaian kegiatan. Secara sekala atau di alam nyata, Pemkab Jembrana melaksanakan vaksinasi rabies, pemberian vitamin, penyemprotan disinfektan pada hewan, serta penebaran benih ikan. Sementara secara niskala, kegiatan diisi dengan persembahyangan bersama di Pura Dang Kahyangan Jati.

Usai persembahyangan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan bahwa Tumpek Uye dimaknai sebagai momentum untuk memuliakan dan menghormati hewan atas manfaat besar yang telah diberikan kepada manusia.

Berita Terkait:  Rawat Kebersamaan, Pemkab Jembrana Gelorakan Gotong Royong Dari Warga Hingga ASN

“Pada hari ini seluruh umat se-dharma merayakan Tumpek Uye sebagai wujud rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus pembelajaran bagaimana umat manusia menjaga dan merawat alam, sehingga keharmonisan antara manusia dan alam tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, hewan merupakan ciptaan Tuhan selain manusia yang patut dihormati dan didoakan. Oleh karena itu, peringatan Tumpek Uye menjadi pengingat agar manusia tidak bersikap eksploitatif terhadap makhluk hidup lainnya.

Berita Terkait:  Belasan Warga Pekutatan Terdampak Banjir, Petugas Gabungan Gotong-Royong Bersihkan Lumpur

“Tumpek Uye dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Pawukon Bali, tepatnya Saniscara Kliwon Wuku Uye. Melalui peringatan ini, selain berdoa, kita juga melakukan aksi nyata seperti vaksinasi rabies, pemberian vitamin, dan penyemprotan disinfektan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan,” tandasnya. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI