Universitas Bali Dwipa Bertindak Cepat Usai Video Pembuangan Sampah Viral, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

IMG-20251029-WA0022
Foto: Rektor Universitas Bali Dwipa (UBAD) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, MP. (barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Universitas Bali Dwipa (UBAD) bertindak cepat menanggapi viralnya video seorang oknum pegawai yang kedapatan membuang sampah sembarangan menggunakan mobil dinas kampus. Rektor UBAD, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, MP, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali dan menegaskan komitmen kampus dalam menjaga lingkungan.

“Kami sangat menyesalkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum pegawai tersebut. Tindakan itu mencoreng nama baik universitas dan bertentangan dengan nilai-nilai kebersihan serta kearifan lokal masyarakat Bali,” ujar Prof. Sucipta dalam keterangan resminya, Rabu (29/10).

Berita Terkait:  Wisuda Lansia Pertama di Jembrana, Bupati Kembang: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Pihak universitas memastikan bahwa aksi tersebut merupakan inisiatif pribadi dan tidak mewakili kebijakan kampus. Rektor menegaskan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran disiplin dan etika yang merusak citra lembaga pendidikan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, universitas telah membebastugaskan pegawai bersangkutan dan menyerahkan proses hukum kepada instansi berwenang, termasuk DLHK Provinsi Bali.

Selain menjatuhkan sanksi, UBAD juga langsung melakukan pemulihan ekologis di lokasi kejadian. Sampah yang sempat dibuang telah diambil kembali dan ditangani sesuai prosedur, disaksikan oleh perwakilan DLHK Kota Denpasar dan UPTD Tahura Ngurah Rai.

Berita Terkait:  INSTIKI Dukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Lewat Inovasi Teknologi di Bulan Bahasa Bali VIII 2026

Prof. Sucipta menambahkan, peristiwa ini menjadi momentum bagi seluruh civitas akademika untuk memperkuat budaya bersih dan tanggung jawab sosial.

“Kami akan meluncurkan program Zona Adopsi Bersih dan penghijauan intensif di sekitar kampus. Semua pihak di lingkungan UBAD akan dilibatkan sebagai bentuk edukasi dan aksi nyata menjaga alam Bali,” ucapnya.

Rektor berharap, kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga dan pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga Bali tetap bersih, indah, dan lestari.

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Buka Pengabdian Masyarakat Lustitia FH Unud

“Kami berterima kasih atas perhatian publik dan peran media yang telah menjadi kontrol sosial. UBAD akan terus berbenah dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas Prof Sucipta. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI