Caption: Vetro88 dalam aksi penanaman pohon langka untuk bahan upakara dan pelepasliaran burung titiran di pelaba Pura Luhur Pucak Petali, Jumat (15/4/2022) pagi. (Foto: BB/v88)
Tabanan | barometerbali – Keluarga besar dokter hewan, Vetro88 melaksanakan penanaman berbagai jenis pohon langka untuk upakara (bahan upacara Agama Hindu, red) seperti Cendana (20), Kupang, Majegau (20), Gaharu (20), Purnajiwa (1) dan Pohon Bodhi (1).

Dalam waktu bersamaan Vetro88 juga melepasliarkan 8 ekor burung titiran (perkutut, Geosperlia striata, red) di pelaba Pura Luhur Pucak Petali Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat, (15/4/2022) pagi.

Burung titiran ini memakan rerumputan, benih gulma dan serangga, jadi dimungkinkan manfaat di alam sebagai pengontrol alami gulma dan serangga. Perkutut sebagai klangenan (hewan peliharaan kesayangan) masyarakat Bali.

Suaranya yang yang bagus dan gacor membuat burung jenis ini saat ini disukai masyarakat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
“Semoga dengan kita laksanakan aksi peduli lingkungan, alam semakin lestari dan paling tidak, menemukan keseimbangannya. Jro Mangku dan umat Hindu di sini juga nantinya tidak susah untuk mencari bahan-bahan upakara dari pohon-pohon langka karena sudah kita tanam beberapa yang kira-kira dibutuhkan,” tandas drh. Ketut Suastika mewakili Vetro88. (BB/501/v88)











