Viral Sopir Taksi Ribut dengan Petugas Keamanan Bandara Ngurah Rai

Foto : Cuplikan potongan video saat beberapa sopir merangsek dan ribut dengan petugas keamanan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (27/10/2024) malam. (barometerbali/tangkapan layar video)

Denpasar I barometerbali – Keributan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Minggu malam, 27 Oktober 2024, memicu perhatian publik setelah video insiden ini viral di media sosial. 

Keributan terjadi antara sekelompok sopir taksi dan petugas keamanan bandara I Gusti Ngurah Rai.

Berita Terkait:  Aksi Konten Dewasa Pakai Atribut Ojol, Dua WNA Terancam 10 Tahun Penjara

Insiden bermula ketika petugas keamanan, yang dikenal sebagai Pak Pande, mengawasi situasi penjemputan yang padat. Para sopir taksi merasa tertekan setelah ditarik mundur selama berjam-jam, sementara pengemudi online diduga diizinkan untuk mencari penumpang di area yang sama. Ketegangan meningkat hingga terjadi adu mulut di antara mereka.

“Saya sudah berjam-jam menunggu di sini, sementara mereka bebas mencari penumpang. Ini tidak adil!” keluh salah satu sopir taksi.

Situasi semakin memanas ketika Pak Pande mengeluarkan pernyataan provokatif, “cicing jak onyang,” yang semakin memperburuk suasana. 

Berita Terkait:  Gubernur Koster Minta Kepala Desa dan Lurah se-Kota Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Dalam keadaan emosi tinggi, sopir-sopir taksi mengundang rekan-rekannya, mengakibatkan area kedatangan internasional dipenuhi oleh massa dari sopir taksi.

Menanggapi insiden ini, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab mengeluarkan pernyataan resmi kepada media.

“Kami meminta maaf kepada pengguna jasa yang terganggu. Permasalahan ini timbul akibat kepadatan area penjemputan dan indikasi transportasi darat lain di lokasi tersebut,” jelas Ahmad, Senin (28/10/2024).

Berita Terkait:  Gubernur Koster Saksikan Peluncuran Website Cakrawasi, WNA Diawasi Secara Terpusat dan Real Time oleh Polda Bali

Ahmad menegaskan bahwa langkah pertama yang diambil adalah mediasi untuk meredakan ketegangan.

“Kami akan melakukan investigasi lebih lanjut dan berupaya memperbaiki sistem penjemputan agar tidak terjadi lagi di masa mendatang,” tambahnya.

Dia juga mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan dan masukan demi kenyamanan bersama di bandara.

“Kami berkomitmen untuk menempatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa sebagai prioritas utama,” pungkas Ahmad.

Reporter: Rian Ngari 

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI